Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

Adalah kewajibannya untuk memberikan yang terbaik sebagai balas budinya. Begitupun dengan Feri, lelaki berusia sepantaran dengan Fendy, kurang lebih di angka empat puluh lima tahun. Dia adalah sahabat baik Fendy pada jaman kuliah mereka. Seorang perantau dari luar pulau yang berjuang sendiri menghidupi dirinya di kota metropolitan ini. Seorang yang jujur, pekerja ulet dan siap membantu apapun yang Fendy butuhkan. Sebagai balas budinya pada lelaki itu ketika dia seorang diri di kota ini tanpa memiliki apapun atau siapapun. Feri adalah teman setia Fendy ketika mulai merintis usaha ini hingga akhirnya menjadi perusahaan besar seperti sekarang ini. “Kamu mau makan siang sama Mbak Dista atau gim
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
My Fated Pair [BxB]

My Fated Pair [BxB]

Saga terkekeh, lalu gantian bertanya, "Elo sendiri, gimana?" Ekspresi muram Feryan nampak selagi mengungkapkan, "Yang ngasih nama ini mendiang Nenek dari pihak Ibu. Gak tau deh gue mesti gimana nyari taunya sedangkan Ibu juga kayaknya nggak tau apa-apa." "I'm sorry." Refleks Saga memberi rangkulan. "Tapi nama lo juga lucu, kok. Feryan Feriandi. Cuma beda di bagian -di doang."
9.822.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
Dibuang Setelah Numpang Tenar

Dibuang Setelah Numpang Tenar

Daripada mempertaruhkan identitasku terbongkar! "Deal ya, kalo gitu. Oh ya, sebelumnya kenalan dulu. Nama saya Feriyan Agusta. Kak Re bisa panggil saya 'Feri', 'Riyan', atau 'Agus'. Asal jangan dipanggil 'sayang', nanti saya baper." Aku memutar bola mata mendengar jokes garingnya. Masih gondok, tak ingin bercanda. "Oke, oke. Serius. Panggilan saya Feri. Saya bujang lapuk yang nggak laku-laku, yang tadi Kak Re sebut."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Dia lalu berkata, "Aku, aku datang menyerahkan diri. Namaku Luna Basagita, hari ini aku nggak sengaja memukul Pak Ferry dari Departemen PUPR ...." Tak lama kemudian, seorang wanita paruh baya yang mengenakan seragam berjalan keluar. Setelah memperhatikan Luna dari atas ke bawah, dia pun memarahinya dengan nada sinis, "Ternyata ini wanita jalang yang menggoda Ferry, bahkan melukainya." "Hei, jangan asal bicara." Desi segera membela anaknya.
8.82.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90.4K kali sebagai ferry gustian
Tampilkan Ulasan (623)
Baca
+Pustaka
Arjun Mubarak
ini yg idiot ardika apa luna istrinya atau penulisnya yg idiot udah sejauh ini ceritanya masa istrinya sendiri msih blm tau indentitas suaminya...pdahal fasilitas serta kemewahan yg di nikmati oleh keluarga istrinya semua dri ardika... seluruh penduduk kota tau siapa ardika istrinya sendiri ga tau..
Muh Arsyad Gassing Al-Makassary
Kenapa Posting sedikit sedikit Beginilah,Ini Penulisnya Yg Dungu atau GoodNovel yg TDK beres, sy akan Screenshot ini baru Share klo ini Aplikasi kurang menyenangkan, maksud saya adalah apa ruginya kalian posting banyak²Bab setiap, kan kita juga bayar membacanya, Dasar emang Dungu dan Goblok............
Baca Semua Ulasan
Istri untuk Suamiku

Istri untuk Suamiku

Ia merasa jika Tuhan benar-benar mengasihaninya. “Thank GoD.” Batin Santi. Santi langsung bergelayutan manja di lengan Fery. “Mas serius kan? Enggak lagi bercanda?” tanyanya dengan begitu antusias. “Tentu saja, tolong bereskan barang-barang milikku. Aku mau istirahat.” Ucap sinis Fery. “Tentu saja dengan senang hati,” Santi langsung saja mengambil alih koper Fery. Ia langsung membereskan baju serta barang-barang Ferry lainnya.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
Istri Kembar CEO Posesif

Istri Kembar CEO Posesif

gumam Erland terlihat sedikit sedih. Irene yang kadang diperlakukan tak adil oleh ibu tiri, tapi Faisal hanya diam selama nyawa tidak melayang. Lamunan Erland soal masa lalu perlahan lenyap, setelah melihat Aruna yang berlari kecil sembari tersenyum mendekati Erland. "Senangnya, aku dapat menu yang paling terlaris," ujar Aruna lebih antusias. Erland tersenyum dan mengusap kepalanya. "Kalau begitu ayo masuk."
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

ketus Fahri saat menjawab telpon dari Gustaf, sahabat kampret yang tak bisa ia singkirkan begitu saja. "Kadieu geura maneh, Ri. Si Pian arek bundir. Maneh arek say good bye teu ka maneh na," kata Gustaf dengan nada datar. (Ke sini lo. Si Pian mau bunuh diri. Kamu mau ngucapin selamat tinggal nggak sama dia.)
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
Istri Sah Presdir Arogan

Istri Sah Presdir Arogan

“Dia yang membeli pulau Cendra. Atas nama istrinya dan ketiga anaknya tentu saja. Dan dia sangat suka dengan desainmu, ituah sebabnya kita berhasil mengalahkan Cayson kali ini.” Calia menelan ludahnya. Jadi ini tuan Maaz yang dikatakan oleh Lukas baru saja. “Tuan Morgan?” sapa pria dengan rambut sangat hitam yang gondrong, disisir rapi ke belakang tersebut. Di usianya yang sudah menginjak pertengahan abad, pria itu tampak begitu bugar dengan sepasang lengan kekar yang berotot di balik jas putihnya. “Apakah wanita cantik ini kekasih Anda?”
10118.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
The Dark Life

The Dark Life

Tandas Fery seraya menatap Kayla sebentar. “Apa maksudmu? langsung saja pada intinya, aku tidak suka bertele-tele seperti ini!!” Rey menatap penuh Fery. “Dia adalah... Ibu Tuan Bram, Nyonya Lestari.” Ungkap Fery dengan tegas. Brack...!! Terdengar menggema suara gebrakan meja. “Jangan membuat drama baru kau, Fer! mana mungkin Bibiku ikut andil dalam masalah besar ini.” Sarkas Rey dengan penuh amarah.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
Kenangan Gila di Kereta Api

Kenangan Gila di Kereta Api

Tanpa berpikir dua kali, aku memilih Herry. Herry berhati lembut, tidak secerdik dan se-misterius Harvey. Rencanaku lebih mungkin berhasil jika bersamanya. Setelah keluar dari gerbang, aku menyadari bahwa tempat ini sama sekali bukan di dalam negeri. Melihat penampilan penduduk setempat, aku menduga kemungkinan besar ini adalah suatu negara di benua lain. Jangan-jangan ini Negara Marba ....
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ferry gustian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status