Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik
“Hmmm…lupa yaa, aku Ima…ssst ingat nggak dengan ospek di puncak, Kampus Merah Putih di tenda dulu!”
“Hahh…astagaaa…!” kagetnya Satria lalu senyam senyum sendiri.
“Udah ahh…mana nopemu, aku minta, nanti aku hubungin lagi, aku mau temuin suamiku Letkol Joko!” kata Ima senyum kecil.
“S-siap bu,” dengan cepat Satria sebutkan nomornya dan setelah di catat Ima, wanita cantik inipun berlalu dari hadapan Satria, tentu saja agar tak di tatap aneh serdadu lainnya.