Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Tangannya yang lain beralih untuk menyibak helai rambut yang menutupi pelipis Quinn, memperlihatkan Flower berwarna abu-abu, Sebuah bunga cantik berbenuk lonceng. "Lily of the Valley. Bunga cantik nan harum, namun memiliki racun yang mematikan." Ia mendekat, mencium lembut pelipis Quinn yang bergetar. "Jika aku harus memakan racun itu untuk melihat keindahnnya, aku tidak keberatan."
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 161 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
Wife Of Kaisar Is A Aktris

Wife Of Kaisar Is A Aktris

Lin Sha Na fokus berkultivasi dan meningkat kan kemampuan bertarung nya dengan melawan monster selama beberapa minggu ini. Jarum beracun milik Lin Sha Na hampir habis dan hanya tersisa beberapa.Lin Sha Na melihat koleksi tanaman nya termasuk tanaman beracun nya.Lin Sha Na memutus kan mencari tanaman satu tanaman lagi sebelum kembali. Lin Sha Na menemukan Dead Rose di dinding tebing yang cukup rendah.Itu adalah bunga mawar yang memiliki warna yang sangat hitam dan melambang kan kematian.
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 159 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
Venomous Rose : Mawar Berbisa

Venomous Rose : Mawar Berbisa

Sang Nenek menciduk hasil dari ramuan yang berupa cairan tersebut ke dalam sebuah botol kecil, dan ditutupnya menggunakan spons padat. "Ini adalah ajian baruku, Denok. Namanya Venomous Rose, atau Mawar Berbisa. Aku telah meramunya semaksimal mungkin agar tak perlu menggunakan sesuatu dari target yang ingin dipikat, karena ini pada dasarnya adalah untuk memikat setiap orang yang memandang, terutama laki-laki. Kamu akan menarik sekali bagi kaum laki-laki." Jelas Si Nenek sambil memberikan botol kaca sekecil genggaman tangan kepada Cindy. Cindy menatap botol di tangannya. Cairan tersebut berwarna merah hati yang pekat, dengan butiran-butiran emas yang berkilau ketika tersinari cahaya. Mirip sep
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 54 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
Death Plague

Death Plague

"Apa kesalahan kami, hikk, sehingga kau membunuh ayahku, bahkan ingin membunuh kami semua? Kami tidak pernah berbuat jahat kepadamu! Kami bahkan menolongmu saat pingsan di tengah jalan! Tapi, ini? Ini balasanmu?" "Pft, hahaha, 'kenapa?' kau bilang?" Gilang tergelak terbahak-bahak, kemudian menyunggingkan sebuah seringai jahat. "Sudah menolongku, Itulah letak kesalahan kalian! Asal kalian tahu! Aku adalah anggota geng yang dipimpin oleh Asa, sekaligus tangan kanannya! Membunuh itu adalah hobiku!" Ia memperlihatkan sebuah tato berbentuk bunga mawar di bagian lengan atasnya.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 122 Beses bilang flowers of death
Ipakita ang mga Review (26)
Read
+Library
Fit
Aku baca cerita ini kayak ga berasa banget kak, tau-tau part terakhir. Aku emang suka sih sama cerita yang penuh pertanyaan kayak gini wkwk pokoknya rekomendasi banget. Bener-bener di ajak masuk ke dalam cerita lewat kata-kata nya. Apalagi tiap ada kata belatung, behh rasanya di depan mata
Arsenerka
Ini ceritanya rekomen buat dimasukin dlm pustaka. Keren. Sdikit agk bingung aj ada scen yg bikin tanda tanya Sperti satria yg bsa b'tahan lama stelah kena luka tembak. Mskipun mngkin g kena organ vital. Tp tnpa ad p'tolongan p'tama & dia banyak gerak m'alami pendarahn yg bnyak itu agak gmana jadi y
Basahin ang Lahat ng Review
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

Namun, kini, setelah memperhatikan lebih lama, banyak hal yang terasa janggal. Onyx Odyssey Hellebore tidak seharusnya tumbuh di tanah jahanam seperti Abyss. Bunga berwarna hitam dengan mahkota yang berlapis-lapis itu memang beracun, tetapi tetap saja terasa aneh jika menemukannya di tempat seperti ini. Begitu pula dengan Poppy Midnight, Tulipa Queen of Night, Black Cat Petunia, dan Black Iris yang tumbuh tak jauh dari sana.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Aroma tembakau segera mengitari hidungku. Dia mengangkat daguku dan memaksaku untuk bertatapan dengannya. Alisnya mengerut dengan dingin dan ganas.
7.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 158 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
Pengantin Pengganti Bos Mafia

Pengantin Pengganti Bos Mafia

Hidup sendiri, karena diasingkan oleh ayahnya. Kunang-kunang terbang tepat di atas sekumpulan bunga berwarna merah yang mekar dengan dedaunan hijau yang sama banyaknya seperti bunga tersebut. Lynette mendekat tapi dia tidak menyentuhnya, sebab dia tahu bunga jenis apa itu. “Itu adalah bunga Oleander, bunga beracun. Meskipun tidak terlalu mematikan, tapi cukup melihatnya dari jauh.”
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
GodTales: Terjebak di Dunia RPG (Role-Playing Game)

GodTales: Terjebak di Dunia RPG (Role-Playing Game)

Pohon-pohon itu juga mulai tidak berjajar dengan rapi, akar mereka mulai muncul tak terkoordinasi. Kabut mulai mendatangi tempat Aria dan Florithe berada. Ruang asli Death Forest mulai memunculkan identitas dirinya yang begitu menyeramkan. Tidak ada bau yang menyengat, tapi Aria bisa merasakan tempat ini sangat mengancam. Dirinya seperti mengikuti uji nyali di tempat yang sepi dan tua.
8.88.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 312 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Istri Pangeran Cacat Menuntut Balas

Kehidupan Kedua: Istri Pangeran Cacat Menuntut Balas

ucap Xiao Lin memulai percakapan. Ming Yue sedikit tersentak. “Oh ya? Cepat juga, bagaimana hasilnya?” “Tabib Long dari Song She memang sedang meneliti bunga itu dan kebetulan Nona mendapat sempel lain, jadi bisa mempercepat proses penelitiannya. Tabib Long menyebutnya bunga kematian, bunga itu memiliki efek kelumpuhan dan merusak sistem kekebalan tubuh dengan sangat cepat, saat dilakukan uji coba pada cacing pipih, dia tak bisa melakukan regenerasi lagi dan akhirnya mati,” ucap pelayan itu menjelaskan.
1039.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang flowers of death
Ipakita ang mga Review (13)
Read
+Library
Rifda Nafisha
baru nemu & seru critanya...auto maraton bacanya, wkwkwkwkwkwk jangan lupa up tiap hari ya othor,,, banyakin! awas aja kalo shari cuma sbiji hahahahi, minim 2-3bab lah ya,, klo perlu skali up 5bab & khusus weekend crazy up 10bab (bukan ngatur ya, berharap dg nada selembut kapas) 7 Okt 25
rifdanafisha
aahhh seru bacaya ga kerasa dari kmaren sore - jm 10 pagi ini baru kelar 41bab... sukak sm othor yg skali up 5bab wkwkwkw smoga konsisten ya. jangan lupa crazy up 10 bab di weekend hehehe semamgat berkarya... 08 Okt 25
Basahin ang Lahat ng Review
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Kelopak Angry Flower bergetar dalam angin kencang, warna Vines berangsur-angsur berubah dari merah darah menjadi hitam dan layu, dan denyut nadi jauh di jantung bunga mulai menjadi tidak teratur, seperti napas terakhir orang yang tenggelam. Edmund melompat tinggi ke udara, menginjak Vines darah yang patah, cahaya biru melonjak dari palu raksasanya: "Mati!!" Boom!!! Palu itu menghantam keras inti Titus yang memutar di dadanya—The Scorching Vine Garden. Detik berikutnya, Angry Flower meledak terbuka, dan Vines berubah menjadi abu di udara, ditelan oleh angin dan salju.
9.77.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 309 Beses bilang flowers of death
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status