UNACCEPTED
Miko mendekatkan bibirnya ke telinga Eza, “kalo lagi panik gitu, tuh, suka gak waras.”
Eza hanya melipat tangannya di depan dada melihat Regar yang masih kesulitan membuka pintu.
“Susah amat, sih!” Regar mengeluh frustasi, “bantuin, dong, malah diem, susah, nih!” seru Regar melihat kedua temannya yang hanya berdiri seperti sedang cosplay jadi manekin.
“Kunci,” ucap Eza santai.
Regar langsung menghentikan aksinya yang tidak berguna itu. Ia baru ingat jika pintunya terkunci. Pantas saja dari tadi pintunya tidak bisa dibuka.
Hot Chapters