Dibalik Ciuman Kaka Tiriku!
Nada suara Marcus meninggi, membuat gadis itu terdiam seketika.
Mereka saling menatap lama—Marcus dengan rahang menegang, Madeline dengan mata berkaca-kaca entah karena alkohol atau rasa bersalah yang samar. Lalu, dalam satu detik yang tak bisa dijelaskan, Madeline berjingkat dan menempelkan bibirnya ke bibir Marcus.
Tubuh Marcus sontak membeku. Ia sempat berpikir Madeline hanya salah langkah, tapi ciuman itu terlalu nyata, terlalu lama.