Rumah Angker Warisan Bapak
Ia berharap bisa menemukan sesuatu yang bisa menjelaskan suara misterius ini, meskipun jauh di lubuk hatinya, ia mulai merasa bahwa mungkin ada sesuatu yang tidak biasa.
Saat mereka sampai di depan tumpukan kardus, Hendra berjongkok dan memeriksanya. “Tidak ada siapa-siapa,” katanya dengan suara pelan, berusaha meyakinkan Anis. Namun saat Hendra mengangkat kepalanya, suara tangisan itu tiba-tiba terhenti. Kesunyian kembali meliputi mereka, dan hanya suara angin yang terdengar. Anis menggigit bibirnya, merasa ketegangan di udara.
"Kardus ini aku yang meletakkan ya tadi, lihat ini hanya berisi perlengkapan untuk membersihkan halaman." Hendra menunjukan isi kardus kepada Anis.
인기 회차