Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Forever Hours

Forever Hours

Tersenyum, tertawa, mengomeli, atau bahkan memeluknya ketika petir dan hujan datang di malam hari. Sementara April memasukkan beberapa barang ke dalam kardus agar tak berdebu, Fira menatap lamat-lamat potret di atas nakas dua insani yang tersenyum lebar. Rasa rindu itu kian membuncah. Matanya memanas, hampir menggenang, tetapi ia memilih untuk menaikkan lengkung di kedua sudut bibir.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

24. Your Shadow Lingers Episode ini menampilkan kegalauan dan kesedihan. Mohon maafkan author T.T Tertanda, simbah2 author rock n roll *** Kendrik melihat isi binder itu. Terdapat foto yang pinggirannya telah dilubangi agar dapat dimasukkan ke pengait tengah. Di lembar berikutnya tertempel bunga melati yang telah kering dilapisi plastik, rapi. Berikutnya, selembar kertas bungkus coklat batangan.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
Undefined Hurt

Undefined Hurt

“Terima kasih, Elvan. Meski hari ini aku harus bersedih karena kamera aku yang rusak. Akan tetapi kamu hadir dan menggantikan kesedihan aku dengan kebahagiaan yang tak terhingga.” Kia mengambil ponselnya yang berada di dalam tas ranselnya. Gadis itu membuka galeri fotonya, dan menekan salah satu album yang diberi emoticon love. Ketika album itu terbuka, Kia mengembangkan senyumnya. Dipandangnya lekat-lekat wajah seseorang yang fotonya berada di album tersebut.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Tanpa peringatan, ia menghujamkan tendangan telak ke punggung Garda. Bugh! Garda tersungkur ke depan, menabrak meja kayu. Sebuah figura foto keluarga di atas meja jatuh dan pecah berkeping-keping. Kaca yang melindungi senyum di dalam foto itu retak seribu. Garda menatap pecahan kaca itu. Matanya yang semula sayu kini berubah menjadi gelap dan dingin. Sesuatu di dalam dirinya patah bersama kaca itu.
10885 viewsCompletedAdded to Library 29 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

"Cowok kardus kayak gitu yang kamu harapkan, Non?" Tiba-tiba, Ciara menatap Kevan sambil menyunggingkan senyum. "Cowok kardus? Kamu dapet ide dari mana, Kak?" Sekarang, Ciara tertawa. Dia terlihat sangat puas mendengar hinaan Kevan kepada Miguel. "Kardus itu kan kalau kena air akan rapuh dan hancur, Non. Ya, itu gambaran aku tentang Tuan Miguel," kata Kevan jujur.
9.8128.8K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as foto kardus sedih
Show Reviews (40)
Read
+Library
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Halo, Zoyaliciouz! Alhamdulillah, buku Bodyguard tamat hari ini. Thank you so much buat semua pembaca, Bang Nano, Kak Nismairmadiana, Kak KidOO, Bang Ovan, Bang Regazza, Bang Quden and semuanya. Zoya nggak bisa sebut satu-satu (≧⁠▽⁠≦) Kalian luar biasa dan kalianlah motivasi aku menulis.
Read All Reviews
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Ketika siang itu Alden berniat untuk memberikan nampan hasil ukiran kayunya yang baru selesai, tanpa sengaja lengannya menyenggol tumpukan kotak kardus dan semua jatuh. Alden dengan setengah mendongkol membereskan barang-barang yang tadinya tersimpan rapi dan hampir tidak tersentuh selama setahun ini. Saat mengangkat sebuah kotak kayu hitam, tutupnya terbuka dan ia melihat sebuah foto terjatuh. Alden terkesiap. Foto dirinya sedang menggendong anak lelaki kecil di pundak. Wajah keduanya terlihat riang dan tertawa lepas. Tangannya membalik dan melihat deretan tulisan singkat.
1046.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as foto kardus sedih
Read
+Library
KEBANGKITAN HADES BAKER

KEBANGKITAN HADES BAKER

Dia masih tetap menjawab perkataan Kard walaupun tidak begitu garang seperti sebelumnya. "Maafkan aku, Tuan Kard. Bukannya aku sengaja melawanmu. Akan tetapi, aku … aku hanya merasa perjalananku dari barat ke sini hanya sia-sia. Awalnya aku pikir musuh yang akan kuhadapi adalah orang hebat. Namun, setelah melihat foto ini. Aku hanya merasa Tuan Victor sedang mempermainkan kita semua. Coba saja kalian perhatikan foto ini. Ini hanya bocah ingusan saja. Apa tidak bisa Tuan Victor mengandalkan kekuatan tengah saja untuk mengurus bocah ingusan ini."
108.9K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Rasanya seperti baru ditampar oleh masa lalu yang tak pernah ia undang. “Pak Mahardika... Anda serius?” tanyanya pelan, hampir berbisik. Mahardika mengeluarkan foto dari dalam tas kulitnya. Sebuah foto lama, warnanya mulai pudar, tapi wajah-wajah di dalamnya masih jelas. “Ini foto keluarga kami,” katanya. “Ibumu selalu menyesal kamu tidak ada di foto ini.”
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
Bertahan dari Cacian Kakak Kandungku

Bertahan dari Cacian Kakak Kandungku

Kira-kira kardus apakah itu. Segera aku beranjak dari pembaringan, lalu mengambil kardus yang berada di kolong meja tersebut. Dan perlahan membukanya. Ternyata di dalamnya ada banyak foto-foto Bang Arman semasa putih abu-abu. Ternyata itu foto lawas suamiku. Dan Bang Arman ternyata memang ganteng sedari dulu, hingga sekarang. Ah, semakin cinta saja aku dengan suamiku itu.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 250 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Mungkin ini yang ketinggalan, Izumi kembali membatin. Tanpa berlama-lama dia langsung membukanya. Benar saja di dalam kardus itu ada dua benda yang tampak tak asing di mata Izumi. Sebuah kamera yang dulu sering dia gunakan saat masih aktif di klub fotografi dan satu lagi sebuah buku bersampul coklat tua—buku harian milik ayahnya. “Ya ampun, hanya karena ini mereka sampai repot-repot mengirimnya ke sini. Tapi, terima kasih Mr. dan Mrs. Sharon,” gumam Izumi diiringi senyum.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as foto kardus sedih
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status