Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Bree memunggungiku. . Barang-barang kecil kami tumpuk di dalam kardus. Barang-barangku muat dalam satu plastik sampah hitam besar, yang akan kubawa pergi ke rumah Bree. Masing-masing kardus diberi nama dengan spidol hitam berdasarkan tempatnya akan berfungsi. Dapur, meja rias, kamar mandi, rak buku, lemari baju, dan lain-lain. Untuk ukuran seorang wanita yang sibuk dengan kerjaannya mengajar di kampus, lima belas kardus besar untuk mengangkut barang-barang kecil merupakan fenomena langka yang luar biasa mengejutkan. Dia menyimpan sex toys di dalam kardus yang sama dengan kardus pakaian. Aku tiba-tiba bergairah saat melihatnya mengangkat sebuah dildo berwarna ungu dan segera kusadari kalau me
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Milik Sang Cassanova

Anak Kembar Milik Sang Cassanova

Dengan bantuan senter kecil dari laci dapur, Aiden mulai memindai tumpukan kardus. Matanya tertuju pada sebuah peti kayu kecil berwarna mahoni dengan gembok kuno yang sudah sedikit berkarat. Kotak itu diletakkan di posisi paling belakang, tersembunyi di balik tumpukan album foto masa kecil mereka. Aiden menariknya keluar. Berat kotak itu terasa nyata, seolah menyimpan beban emosional yang masif di dalamnya.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Kepergian Istri yang Tuan Dingin Sesali

Kepergian Istri yang Tuan Dingin Sesali

Jemarinya mencoba mengetuk pesan karena pikirannya ditimpa rasa penasaran. Ia mengamati foto yang membidik sepasang kaki yang berdiri di atas gedung tinggi dengan latar jalanan yang berada di bawahnya. Pesan susulan lantas muncul setelah foto tersebut. [Sayang, kembali sama aku, please. Kalau nggak, aku mau ngucapin selamat tinggal ke kamu untuk terakhir kalinya. Soalnya hidupku udah nggak berguna. Kamu dan semua yang aku punya udah pergi. Aku nggak bisa bertahan lagi di dunia ini.]
1028.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 883 kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Gairah Panas Suami Kontrak

Gairah Panas Suami Kontrak

Sejenak ia menatapku dengan intens, kemudian berlalu keluar kamar seraya membawa sisa foto dari dalam kardus. Tampaknya ia belum bisa move on dari mendiang istrinya. Terlihat dari tatapan matanya yang begitu emosional saat membahas cinta dan pernikahan sebelumnya. Aku menarik napas berat. Sepertinya Celoz memang orang baik seperti yang Suya katakan. Buktinya ia bisa membuatku nyaman sesaat setelah ia membuatku begitu ketakutan.
9.543.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
LOVE and LIE

LOVE and LIE

Dia bersyukur kardus itu terletak paling atas, hingga dia tidak perlu bersusah payah untuk mengambilkan. Diletakkannya kardus itu di lantai, bersamaan dengan dia yang juga duduk di lantai, tidak peduli kalau nanti gamisnya akan kotor. Ada keraguan yang melanda hatinya, setelah ini apa? Apa yang akan Aara lakukan jika pikirannya benar? Menggeleng pelan untuk mengusir rasa ragu. Aara mulai membuka kardus itu. Dia mencoba mencari foto yang bisa menjadi bukti kuat tentang masa lalunya.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
HASRAT LIAR CEO (Perawan 200 Juta)

HASRAT LIAR CEO (Perawan 200 Juta)

Tangan gemetar mengambilnya, namun kain itu begitu rapuh hingga hancur saat disentuh. Ia berjongkok, mencoba mengatur napas yang terasa sesak. Pandangannya tertuju pada sesuatu di antara puing-puing. Sebuah foto yang sudah nyaris habis terbakar. Dengan hati-hati, ia mengambilnya. Sahira menelan ludah. Foto itu hanya menyisakan sedikit bagian—cukup untuk melihat bayangan seorang pria dewasa dan seorang gadis kecil yang tengah tersenyum bahagia.
10124.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Sebelum Cinta Itu Hilang

Sebelum Cinta Itu Hilang

Tapi malam ini, entah mengapa, Nadine merasa tidak sanggup lagi berpura-pura bahwa semua itu tak ada. Ia duduk bersila di lantai, menatap salah satu kardus paling besar yang masih tertutup lakban. Tangannya meraba permukaan kardus itu, merasakan tekstur kasar yang penuh debu. Dalam hening, ia menemukan gunting kecil di rak buku. Satu potongan di ujung lakban, lalu potongan lain. Kardus itu pun terbuka, dan di dalamnya, menunggu setumpuk album foto.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Wanita Gila Mencari Cinta

Wanita Gila Mencari Cinta

Di dalamnya terdapat serbuk yang ternyata membuat gatal. "Bunga keringnya juga terdapat serbuk tersebut, Bos. Isi kardus bangkai anak angsa dan foto - foto nona Aster yang dirobek dan dicoret cat merah," lapor Jimmy. "Singkirkan segera," perintah David. Rendra melipat kedua tangan. "Selidiki menyeluruh semua, Jim. Seharusnya ada petunjuk kuat. Kita sudah menahan Reno dan Brian. Siapa lagi yang mungkin melakukan itu semua?"
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Yang menyisakan ruang kosong dengan luka menganga. Kuambil kursi kecil, dan menurunkan satu persatu foto yang tergantung. Foto yang merupakan gambaran suka cita dan kebahagiaan pada saat itu, perlahan kumasukkan ke dalam kardus. Dan hanya menyisakan sebuah foto besar, foto pernikahan kami dulu. Kuhela napas dalam, sebelum akhirnya foto itu kuturunkan dan membungkusnya dengan potongan kardus. Tinggal menyimpannya dalam gudang. Benar-benar hari yang melelahkan.
1048.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Godaan Penghuni Kos Puteri

Godaan Penghuni Kos Puteri

Gudang itu cukup sempit, jadi beberapa kali tubuh mereka bersentuhan tanpa sengaja — sekadar bahu yang bergesekan, atau lengan yang bersinggungan saat mereka mengangkat kotak yang sama. Sebuah kardus tua di pojok menarik perhatian Raga. Kardusnya agak lembap, dan saat ia buka, isinya campur — buku-buku lama, kain lusuh, dan beberapa foto hitam putih yang mulai memudar. Salah satu foto jatuh ke lantai, menghadap ke bawah. Raga memungutnya, lalu terdiam. Wajah di foto itu begitu familiar.
9.294.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai foto kardus sedih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status