FORBIDDEN LOVE (Cinta Terlarang)
“Ck! Apa bedanya?”
Edwin terkekeh. “Minumlah,” ucapnya dengan tangan terulur, menyodorkan segelas minuman berwarna kekuningan. Nadya menebak itu jus mangga. Pohonnya ada banyak di depan rumah itu.
“Terima kasih.” Nadya menerima gelas air itu. Tak langsung meminumnya, pandangan Nadya justru beralih ke dinding di mana foto-foto dengan beragam wajah terpajang, seakan mereka adalah penghuni rumah itu. Sayangnya, tak satu pun dari mereka terlihat saat dia masuk tadi. Rumah besar Edwin terasa lebih sunyi dari seharusnya.