Invers Ceria, ya Cerai
Membuatku terlena pada pesonanya, melupakan segala pikiran fana.
"Kamu tahu namaku?" Tanyaku takjub. Cowok pinggir danau, dengan kimono hitam itu tampak gagah dengan otot yang mencuat. Rambut panjang yang diikat ala kadarnya mengingatkan aku pada Himura Kenshin. Lengkap dengan poni yang sedikit menutupi mata berkibar diterpa angin, sama seperti keadaan rambutku sekarang ini. Penampilan kami jauh berbeda, dia dengan kimono klasik yang maskulin, sedangkan aku dengan selembar gaun sederhana cantik yang feminim. Walau entah kenapa semua ini terasa mengganjal, tapi cowok cakep, macho yang menggiurkan tidak boleh di tolak.