Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!
Begitu sampai di samping Arka, dia cuma bisa berbisik pelan, “Pak… saya nggak salah apa-apa, kan?”
Arka cuma melirik, lalu enteng berkata, “Rambut kamu berantakan.”
“APA?!” Suara Akira melonjak, seisi kelas langsung terhenyak, mata semua tertuju padanya.
Akira ingin menghilang, terperangkap malu setengah mati. Tapi Arka malah menghela napas pelan, tanpa keraguan merapikan helai rambut yang menjuntai di dahi Akira. Gerakannya lembut, tapi tajam seperti hipnotis.
Hot Chapters