Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Akan tetapi sisi kewanitannya tetap ada. "Yang kalah harus manjat pohon!" putus Zain. Sebetulnya hal ini dilakukan sekaligis untuk mengerjai Prita, karena ia yakin gadis itu akan kalah dalam bermajn basket. Tak pernah ada sejarah seorang Zain Mahesa kalah bermain basket, apalagai oleh seorang gadis. Itu tidak akan pernah terjadi. Ia bisa memastikannya. "Manjat pohon? Gak salah hukumannya?"
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 422 Times as foul dalam basket
Read
+Library
I'm Okay(ST Seven)

I'm Okay(ST Seven)

Siswi dari kelas IPA satu itu mundur kembali ke belakang bergantian dengan yang lain. Sekarang giliran anak laki-laki dari kelas IPA satu. Farel memantulkan bolanya dengan keras ke arah Alan. "Tunjujkin kejantanan lo!" Farel memberikan tatapan tajam. Dan saat Alan men-shoot bolanya, bola itu tidak mengenai sasaran yang artinya tidak berhasil masuk. "Sori, gue bukan anak basket," katanya santai dan kembali ke posisi belakang.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Pembalasan Dendam Nona Dingin

Pembalasan Dendam Nona Dingin

Sebuah bola basket meluncur keras dari arah samping, tepat mengenai bahu kirinya. "Ah!" Ziva meringis kesakitan, hampir kehilangan keseimbangan. Suara tawa sinis terdengar dari arah lapangan. Ia menoleh, dan melihat para pemain basket itu berdiri dan menertawakannya. "Ups! Nggak sengaja!" teriak salah satu cowok itu sambil tertawa. Teman-temannya ikut terkekeh, memandang Ziva seperti mainan yang baru saja mereka rusak.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Fikri berkali-kali memantulkan bola dengan keras, lalu melakukan Dribble atau mengiring bola, lalu melakukan Shooting (teknik menembak bola) atau memasukkan bola kekeranjang net. Berulang kali dia melakukan hal yang sama, mantulkan bola, mengiring bola dan memasukkannya kekeranjang net, dia lakukan dengan keras demi meminimalisir amarah yang berusaha dia pendam. Fikri seperti orang kerasukkan melakukan teknik demi teknik dalam permainan bola basket.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

“Tuan Muda Leo, menurutmu apakah bajingan ini berpura-pura tidak tahu soal biliar? Bagaimana bisa semua postur dan teknik menyerang seperti itu bisa dimiliki oleh seorang pemula?” Seorang pria yang selama ini telah bermain dengan Leo dan yang lainnya maju dan menyuarakan keprihatinannya kepada Leo. “Aku pikir dia tidak berpura-pura. Kalau dia pernah main sebelumnya, dia tidak perlu bertanya tentang aturannya, ‘kan? Bukankah tindakan itu tidak perlu?” Dahi Leo berkerut dan ia tidak percaya Fane sedang berpura-pura. Namun, yang membuatnya semakin tidak bisa berkata-kata lagi adalah Fane telah memasukkan beberapa bola berturut-turut. Bola merah di atas meja menjadi semakin sedikit dan nilai Fan
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 278.1K Times as foul dalam basket
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
Alana dan Albert

Alana dan Albert

Guru olahragapun membagi mereka dalam beberapa tim. Kebetulan Albert dan Louis ada di tim yang berlawanan. Kesempatan ini dimanfaatkan Louis dan Albert untuk menunjukkan bakat dan skill mereka agar Alan menoleh kepada mereka. Guru olahraga pun melempar bola basket keatas disusul bunyi peluit tanda pertandingan telah dimulai. Louis menampis bola basket itu untuk bisa meraihnya, dilewatinya dengan mudah tim dari Albert. Namun saat sampai dekat ujung ring, saat Louis melayangkan bola basket kearah ring, seketika Albert berlari dan menampis bola basket itu agar tidak masuk ketengah-tengah ring. Dikursi penonton Alana memperhatikan pertandingan mereka.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as foul dalam basket
Read
+Library
First Love

First Love

"Iya karena ada lu. Padahal biasanya ada banyak cwe di sekitar dia juga hasilnya ga banyak beda. Lu kayanya bener-bener berarti buat Nathan, Lea." Peluit sudah berbunyi, artinya pertandingan dimulai. Alea mengikuti pertandingan dengan sedikit diterjemahkan oleh Raka. Alea benar-benar baru dengan basket. "Eh itu kenapa Nathan marah? Kaya berantem dia?" tanya Alea khawatir. "Dicurangi itu biasanya, ga liat jelas tadi gw." "Di curangi gimana?" "Banyak sih pelanggarannya. Eh dapet tembakan bebas dia. Lumayan tuh kalo masuk."
1015.9K viewsOn holdAdded to Library 540 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

tanya Sham yang kemudian dijawab dengan anggukan kepala oleh dua muda mudi itu. Adelia menatap lekat-lekat bola basket di tangan Sham, ia yakin akan memenangkan duel ini. Adelia pun berkonsentrasi, memusatkan fikiran pada bola tersebut, "Oke! Gue hitung mundur ya, tiga .. Dua .. Satu!" kata Sham kemudian melambungkan bola basket di tangannya itu ke atas. Dan yang mendapatkan bola adalah Reno, karena postur tubuhnya yang sudah jelas lebih tinggi dari Adelia. Dan mereka pun mulai bermain basket, Adelia sebisa mungkin mencoba merebut bola itu dari tangan Reno.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Secara teknis, basket lebih bersentuhan fisik dari futsal, jadi kami agak menjauh. Sebelum pertandingan, Lavi bahkan sudah mengincar Mika. “Mika sedang panas. Biar kuurus dia,” katanya. Sepanjang pertandingan basket, mereka benar-benar berduel satu sama lain. Dhiena, yang punya motivasi personal, sampai tidak terlalu terlibat. Meski pada akhirnya, Mika mulai mengincarku. “Maju!” tuntutnya, padaku. “Jangan tiga poin terus!”
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 539 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Pesona Suami Dingin dan Posesif

Pesona Suami Dingin dan Posesif

Kami memasukan koin ke tempat permainan bola basket masing-masing. Start. Aku segera mengambil bola basket, lalu melemparnya ke ring. Sial. Meleset. Theo tertawa meledek, aku melirik nilai di permianannya yang sudah di atasku. Aku tidak boleh kalah. Aku menyenggol Theo dengan tanganku, agar konsentrasinya hilang, lalu aku mencuri bolanya dan memasukannya ke ringku. “Curang.”
5.52.3K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as foul dalam basket
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status