Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

Berhubung materi kali ini adalah permainan bola basket, aku dihukum untuk berjaga di bawah ring, mengambil setiap bola yang menggelinding hasil dari lemparan semua siswa. Satu persatu siswa mulai melakukan tembakan bola ke ring dengan teknik free throw dan lay up. Total ada enam puluh tiga siswa—gabungan antara kelasku dan kelas Bia—yang perlu kupunguti bolanya dari bawah ring. Sedikit kesal memang, apalagi mereka yang sama sekali tak mahir bermain basket. Lemparan mereka entah mengarah ke mana, jauh dari area ring.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Berlari, menangkap bola, memantul-mantulkannya ke lapang, dan tak lupa tertawa saat salah satu terhempas ke tanah. Aku menikmati pemandangan dua orang pria yang bermandikan peluh sedang berlarian di lapangan sana. Aku jadi tidak ingin mengganggu. Maka kuputuskan untuk menontoninya dari teras paviliun. Mereka nampaknya tidak sadar ada aku. Mereka asik saja bermain bola basket dan bersikap tak mau kalah. Sesekali Riga menarik baju Nara, merebut bola dengan cara curang. Nara balas dengan menjegal kaki Riga hingga pria tinggi itu berguling-guling di bawah ring.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Kembalinya Sang Penguasa Dunia

Kembalinya Sang Penguasa Dunia

Namun di luar dugaan, bola itu bisa dihentikan dengan tangan Fu Yishui tanpa dia menatap ke arah bola basket itu. "Wow! Tuan muda lemah ini rupanya sedang ingin mencari perhatian dan ingin terlihat populer ya? Hhm ... mengapa? Apa kamu haus akan perhatian, Fuan muda Fu Yishui?" tukas pemuda berseragam basket itu.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 389 Times as foul dalam basket
Read
+Library
TAMBATAN HATI SANG CEO

TAMBATAN HATI SANG CEO

Ketika waktu habis, skor Farez terpampang jelas di layar, sangat jauh di atas skor Zera. “Yaaah, aku kalah,” keluh Zera sambil menyilangkan tangan di dada. Farez tersenyum jahil. “Makanya, jangan sok nantangin aku di permainan basket.” Zera menjulurkan lidahnya. “Dasar sombong!” “Ha-ha-ha!” Farez tertawa lepas. Pria itu lalu segera menghampiri kekasihnya dan tiba-tiba mengecup kening Zera dengan cepat.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Suamiku Berandalan Sekolah

Suamiku Berandalan Sekolah

teriak Adelio langsung memeluk diriku yang terduduk. "Gapapa?" Adelio bertanya dengan mengelus kepalaku, dan mendongak. Adelio berdiri dengan menatap para pemain basket. Aku yakin Adelio sudah tau, hanya berusaha ingin melihat. Siapa yang mengakui kesalahannya. "Siapa yang ngelakuin ini?" hardik Adelio dengan mata menghunus. Tidak menjawab, sampai Adelio berlari menghampiri anak basket. Aku masih terduduk dengan menatap Adelio sedang memukul begitu brutal.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Clarity of Love (Indonesia)

Clarity of Love (Indonesia)

Kalau saja Fahra tidak mengingatkan maka sudah pasti Embun akan kena amuk nanti. Embun menyentuh lututnya, napasnya terengah-engah. Pertandingan basket sudah selesai, orang-orang mulai meninggalkan bangku mereka. Embun mengumpat kesal. "Mati deh gue." Embun melihat para pemain yang mulai memasuki ruang ganti. Embun berlari menghampiri seorang pemuda dengan bandana hitam di dahinya. "Dit, Kaivan mana?"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Crush Sang Kapten Basket

Crush Sang Kapten Basket

Sore Hari – Lapangan Basket Pertandingan dimulai. Suara sepatu yang berdecit di atas lantai lapangan bergantian dengan pantulan bola dan teriakan strategi. Kevin memimpin timnya dengan penuh ketegasan, namun dalam dirinya ada kegelisahan. Ia tetap bermain bagus, tapi fokusnya terpecah. “Dia datang nggak, ya…?” Poin sempat tertinggal di kuarter pertama. Kevin terlihat frustrasi, operannya mulai tak akurat, dan bahkan sempat ditegur pelatih saat time out.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Gadis Cupu Milik Sang Kapten Basket

Gadis Cupu Milik Sang Kapten Basket

tanya pak Supri dengan tatapan tajam. “Keliling lapangan bola, mencabut rumput, membersihkan toilet,” Jonathan menjawab seakan tengah menyebutkan poin penting dalam pelajaran. Pak Supri mengangguk dan berkata, “hukuman apa yang kau pilih?” Jonathan memutar bola mata seperti tengah berpikir. “Keliling lapangan bola pak,” tentu pilihan yang tidak berat untuk Jonathan. Anggap saja sedang pemanasan sebelum bertanding basket.
1051.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as foul dalam basket
Show Reviews (53)
Read
+Library
Cleo Voltra
Wih, novel baru nih (≧∇≦) semangat ya kak update babnya hihi Jo sama Rachel pasti sama-sama tertekan setelah tau mereka dijodohin nih. Yang sabar ya kalian wkwk. Aku juga gak nyangka sama Jo, biang kerok kayak dia ternyata pewaris perusahaan Lesham Corp, keren nih. Rachel, Jo, akur-akur ya lu pada
Linda Malik
Terima kasih untuk kalian yang mengikuti karya Gadis Cupu Milik Sang Kapten Basket ini sampai akhir. Beribu rasa terima kasih, aku ucapkan untuk kalian yang sudah mau mendukung dan berkomentar positif. Mohon tunggu untuk karya aku selanjutnya. 🤍
Read All Reviews
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

ucap Charity ketus. "Huh, kenapa ketus begitu." Foul kesal. "Aku merindukanmu," ujarnya manja membuat 3 wanita yang ada di hadapan Charity jijik seketika. "Sedangkan aku tidak sama sekali," jawab Charity. "Huh sungguh? Bagaimana kalau nanti kau ke apartemenku dan membuktikan kau merindukanku atau tidak?" tawar Foul. Charity melepaskan tangan Foul yang ada di pinggangnya.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as foul dalam basket
Read
+Library
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Jagad ngelakuin aksi paling gila: dia drible dua bola sekaligus, masing-masing bola ngikutin ritme tangan kanan dan tangan kiri Jihan. Lalu, di detik-detik terakhir, Jagad ngelempar satu bolanya ke arah Bagas. Bagas nangkep, terus ngelakuin umpan *alley-oop* ke arah Jagad yang udah loncat tinggi banget ke arah ring. Jihan neken tuts piano terakhir dengan sangat keras dan panjang. *JDEEERRRR!* Jagad ngelakuin *slam dunk* dengan dua tangan yang sangat kuat sampai ring basketnya bergetar hebat.
893 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as foul dalam basket
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status