Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GRAY LOVE

GRAY LOVE

“DIEM RENDI!” Air mata Syara tak terbendung lagi. Tetesan hujan di pelupuk matanya sudah siap turun membasahi pipi. Ia mewek. “Iya, aku memang pura-pura sok baik. Iya, aku memang bego. Iya, aku juga suka sama Rendi tapi bukan berarti Rendi bisa sesukanya nuduh yang nggak-nggak tentang pertemanan aku.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as fox rain
Read
+Library
Terperangkap Gairah sang Mantan

Terperangkap Gairah sang Mantan

Alhasil orang-orang yang awalnya sibuk dengan urusannya sendiri kini menatapnya dan mendengarkannya bernyanyi sambil bermain gitar. Bruno Mars_ Rain Cause there’ll be no sunlight if I lose you, baby There’ll be no clear skies if I lose you, baby Just like the clouds My eyes will do the same if you walk away Everyday it’ll rain, rain, ra-a-a-ain Akhirnya Rafa menyudahi permainannya. Tepuk tangan riuh orang-orang yang menotonnya. “Good job bro!” seorang laki-laki mendekat. Rafa tersenyum. Menerima ajakan tos laki-laki tersebut.
9.590.8K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as fox rain
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Isaura tidak menunjukan kesedihan atau kemurungan seperti yang ia duga, tetapi hanya merenung dan menatap langit yang mulai tampak redup, "aku akan terus mencarinya, bahkan jika ternyata dia telah melalui siklus kelahiran kembali, aku masih akan menemukannya." Evander tersenyum dan mengusap wajah Isaura. "Baiklah, aku mengerti apa yang kamu lakukan." Dia menujuk ke arah awan gelap di atas mereka. "Kita harus masuk, sepertinya sebentar lagi akan hujan." Isaura mengangguk dan mengikutinya melangkah masuk ke dalam kediaman pack Sethmolf yang telah disediakan untuk mereka.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 938 Times as fox rain
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Tulisan dibanner besar menyambut kami, “SELAMAT DATANG DI FESTIVAL MAKANAN DUNIA” “Ayo masuk,” Henry menarikku untuk segera mengikutinya. Kami berjalan berkeliling stan. Festival ini benar-benar sesuai dengan tulisan sebelumnya. Aneka hidangan dari penjuru negara ada dalam satu tempat. Pizza, Parfait, Takoyaki, Taiyaki, Kebab, dan banyak lagi. Pengunjung pun tak begitu ramai hari ini membuat kami dengan mudah berkeliling. Kami berhenti di pusat festival yaitu sebuah panggung yang nantinya akan ada konser untuk penutupan festival.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as fox rain
Read
+Library
PARAMOUR

PARAMOUR

Cathryn merapikan rambut anaknya yang berantakan. "Ada oprasi yang tidak bisa kutinggalkan, aku bergegas agar bisa sampai di sini secepat mungkin.” “What smell? Baumu seperti sabun cuci piring.” “Kiara!” Cathryn mengingatkan, namun Kiara yang masa bodoh dengan gertakan ibunya malah mengeluarkan sebuah parfum kecil dari tasnya dan menyemprotkannya di seluruh tubuh Nathan.
638 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as fox rain
Read
+Library
Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

“Tasya, kamu nggak apa-apa?” Tasya melingkarkan tangan di lehernya, air mata menggenang. “Aku nggak apa-apa, Benson. Aku nggak menyangka, Yuna bakal….” Seketika, emosi Benson meledak. Api amarah jelas terlihat di matanya. “Yuna! Kamu tahu nggak dia lagi hamil?! Kok bisa kamu sekejam itu?!” Aku tidak menyangka Tasya akan memakai trik seperti ini dan lebih tak menyangka lagi bahwa Benson akan langsung memercayainya tanpa ragu.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as fox rain
Read
+Library
FLOWIE

FLOWIE

Langit gelap dan gemuruh yang sedari pagi telah datang menghampiri sudah sangat jelas mengisyaratkan bahwa hujan akan turun, namun Flowie terlalu hanyut dalam pikirannya, sehingga ia tidak sadar bahwa hujan akan turun. Luke Croose. Memikirkan nama ini membuat Flowie merasa sedikit uring-uringan. Sudah beberapa hari ini ia merasa pusing. Ia bahkan ia tidak menyentuh sarapannya karena tidak bernafsu. Oh, ayolah Flow. Kau terlihat seperti remaja yang sedang putus cinta. Apakah kau terlalu bodoh untuk tidak menyadari bahwa kau sebenarnya merindukan pria itu?
105.9K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as fox rain
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

(Prolog kecil) Hujan turun seperti lagu yang terlupa nadanya. Aira berdiri di tepi trotoar yang retak, menatap langit yang tak lagi punya warna. Dari sebuah radio tua di warung kopi, samar terdengar lagu lama—suara Rendra, rekaman yang nyaris tenggelam oleh desau angin dan bunyi hujan. "Aku menulis namamu di antara rintik, tapi kota telah menghapus huruf-hurufnya."
101.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as fox rain
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status