Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I Am Your Eyes

I Am Your Eyes

Akhirnya aku membiarkan air mataku mengalir deras membasahi pipi sebagai gantinya. Sebuah usapan lembut aku rasakan. Aku mengangkat kepala, mendapati Agatha ikut berjongkok di depanku. Tangannya masih setiap mengusap punggungku namun wajahnya datar. Agatha tidak mengucapkan apapun, ia hanya diam melihat aku yang menangis tanpa suara. Aku semakin terisak.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as bawling my eyes out
Read
+Library
Tears

Tears

Ternyata sisi kebaikan didirinya belum seratus persen punah. "Pak. Bapak tahu kalau manusia itu memiliki tiga jenis air mata. Yaitu air mata basal, air mata refleks dan air mata emosi tangisan. Air mata basal itu terjadi untuk membasahi dan menjaga kelembaban mata. Air mata refleks terjadi ketika ada benda-benda asing membuat ititasi. Misalnya uap bawang atau gas air mata. Sedangkan tangisan karena emosi itu terjadi karena peningkatan lakrimasi dalam tekanan emosi. Dan apakah Bapak tahu, air mata itu tidak akan pernah bisa habis. Bapak ini seorang dosen. Jangan sembarangan membuat statement yang tidak valid." Ibell tidak sadar kalau saat ini dia bahkan sudah memeluk erat tubuh Arkan dan meny
1078.5K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bawling my eyes out
Read
+Library
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

Dokter melepas kaca matanya, dia pun ikut menangis terlihat dari bola matanya yang basah dan kemerahan. “Nggak, ini Cuma mimpi. Ini nggak mungkin!” teriakku seperti orang kesetanan. ***
1064.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as bawling my eyes out
Read
+Library
Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Aku pun pura-pura melihat keatas. "Fuuhhh, Nayla meniupnya, tapi lagi-lagi bukan angin yang keluar, tapi embun liurnya. Alhasil kedua mataku pun basah, ia mengusapnya dengan ujung baju. Aku tertawa terpingkal-pingkal melihat kelucuannya. "Maaf Ma," ia nyengir memamerkan deretan giginya yang putih dan rapi. "Tuh udah sembuh," ujarku pura-pura merem melek.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as bawling my eyes out
Read
+Library
Another Eye

Another Eye

Dingin, jemari kecilnya terasa begitu dingin. "Jangan menangis.." Namun hiburan sang putri malah membuat air di kelopak mata cekung itu mengalir semakin deras, "aku tidak apa-apa. Ayah jangan bersedih.." "Sirly.." Dengan bergetar, pria tua itu memanggil. Berharap perlahan gadis kecilnya itu kembali mengerjapkan mata cantiknya pada dirinya. Tapi iris yang selalu memandangnya penuh cinta itu semakin lama terisi kekosongan, tertutup secara perlahan.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as bawling my eyes out
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Aku menggeser kaki untuk menghalau hawa dingin itu menjauh. Aku menajamkan mata untuk menangkap titik kecil yang bergerak di bawah jendela. Terperangah saat menyadari bahwa itu adalah laba-laba. Hewan berkaki banyak itu bergerak dengan cepat ke arahku. Membentuk jaring yang memanjang dan menggumpal.
95.6K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as bawling my eyes out
Read
+Library
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Hatiku tertampar berulangkali. --- “Bunda … udahan dong jus wortelnya! Bosen nih!” keluhku manja sambil meletakkan kepala di atas meja makan. Yah, seperti manusia yang tulang lehernya lemas gitu deh. Bunda menatapku ngeri, dalam balutan seragam PSK-nya pula, “minum! Kamu tahu gak Lan, gara-gara jus wortel Bunda ini, matamu terbuka lebar. Mata hatimu langsung waras, langsung putus sama si tengil itu!”
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as bawling my eyes out
Read
+Library
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

Gelap pekat menelan seluruh dunia. “Laras …” suaraku gemetar. Panas menyambar bola mataku, rasa terbakar yang tak bisa kujelaskan. Aku sadar….. mungkin aku tidak bisa melihat lagi. Mataku kembali Buta. “Liyo… matamu… ya Tuhan, matamu kenapa?!” Laras mengguncang bahuku, suaranya pecah penuh ketakutan. Aku hanya bisa menggeleng lemah. Mungkin ini hukuman.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as bawling my eyes out
Show Reviews (34)
Read
+Library
Kania Putri
marah kecewa pasti ada ini tapi aq yakin laras bukan tipe cewe pendendam dia dapt memutuskan sesuatu dengan kepala dingin & bukan dengan emosi sesaat. aq yakin sih laras akan memaafkanmu. ya ampun deg2an ini menanti julio berkata jujur pada laras
~•°Putri Nurril°•~
bener² dapat kejutan banget di bab minggu ini. dan setiap permasalahan yang ada pasti ada solusi. novel ini mengajarkan tentang kehidupan yang tak selamanya di atas/ di bawah. ceritanya pun ngeh banget di hati. thanks Ci Net, udah bikin cerita yang luar biasa
Read All Reviews
Wolf fair eyes

Wolf fair eyes

"Apa maksudmu, kamu tidak akan membawaku kalau bukan karena mata ini?" Cara berdecak geli. Membuka coklat lumer tersebut dan menjilati sampai tandas. "Cepat atau lambat kamu akan tau. Agak rumit kalau aku menceritakannya secara langsung padamu. Yang jelas, mata itu punya kekuatan."
105.1K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as bawling my eyes out
Read
+Library
Beauty Lies in the Eyes

Beauty Lies in the Eyes

Dengan gerakan kasar, ia melemparkan gelas arak, suara pecahannya menggema di ruangan yang megah ini, menambah ketegangan. Selir Agung terkejut, segera bersujud, wajahnya pucat bagaikan lilin meleleh. Ketakutan dan kecemasan terpancar dari matanya yang berbinar. “Yang Mulia, Putri kita, Shen Ling Long, tiba-tiba tidak bisa dibangunkan!” Ucapnya dengan suara bergetar, seakan setiap kata yang keluar adalah beban berat. “Dia terus berteriak dan menangis dalam mimpinya. Aku rasa dia terkena kutukan mengerikan!” Air mata mulai mengalir di pipi wanita cantik itu, menambah kesedihan di suasana yang sudah kelam.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as bawling my eyes out
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status