TERPAKSA MEMBIAYAI PESTA PERNIKAHAN ADIKKU
Aku cepat-cepat masuk dan mengambil nomor antrean, kemudian dalam waktu singkat, nomorku dipanggil oleh customer service-nya.
“Selamat pagi, Bu. Saya Anita, yang akan melayani Ibu. Ada yang bisa saya bantu?”
“Mbak, saya mau tanya. Bisa nggak saya gadaikan sertifikat rumah dan BPKB motor, tapi sayangnya bukan atas nama saya,” ucapku terburu-buru dengan muka yang agak pias.
“Atas nama siapa ya, Bu, kalau saya boleh tahu?” tanya CS bernama Anita tersebut.