GADIS
"Gadis, kapan kamu ada waktu? Aku kangen ngobrol bareng."
Aku menghela napas. Ajakan dari Shinta seharusnya bisa menjadi pelarian, setidaknya untuk sejenak melupakan kegelisahanku. Tapi aku ragu. Entah kenapa, sejak menikah dengan Arya, aku merasa seperti terasing dari dunia luar. Ada rasa malu yang terus membayangi, seolah-olah aku harus menyembunyikan pernikahanku ini karena takut orang lain tahu betapa berantakannya kehidupanku sekarang.
Namun, setelah merenung sebentar, aku memutuskan untuk membalas pesan itu.
Bab Populer