Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Sementara itu, prajurit Majapahit dan kaum malam mulai bertarung bersama melawan makhluk-makhluk yang terus keluar dari retakan. Jeritan memenuhi halaman. Gandarwa Kubur melompat ke tubuh manusia, menggigit leher, mencakar wajah, lalu bergerak lagi seperti binatang kelaparan. Kalong Wungu ikut turun bertarung dari udara. Sayap hitamnya menyapu dua Gandarwa sekaligus hingga tubuh mereka pecah menghantam dinding. Jayengrestu memutar tombaknya cepat.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
Kaisar Seruling Emas

Kaisar Seruling Emas

sergah Empu Satria. Namun Angling tetap tenang, walaupun di belakang 2 kuda sudah mendekat, dan kapan saja ia bisa terbunuh, kalau salah satu dari mereka menebaskan pedangnya ke punggung Angling Madangkara. "Pejamkan mata saja guru! Kita akan terjun!"
101.8K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Namun di tengah pujian, Raka tetap tenang. “Jangan agungkan aku,” katanya pada Andini malam itu, saat mereka duduk di bawah bulan. “Karena jalan ini baru dimulai. Di balik kejatuhan keluarga Anggara… ada bayangan Adipati Madga yang masih menanti di kegelapan.” Andini menggenggam tangan suaminya. “Apa yang Kakak rencanakan selanjutnya?”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

goda Angkara. Kekehan Meydisha tak tertahan dengan gombalan mengerikan Angkara. Dia memang senang memainkan imajinasi bila bersama Meydisha. Entah itu genre kerajaan, psikopat, mafia, badut, atau sekadar jadi tukang gembala.
9.74.9K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
Kronik Negeri Nusa

Kronik Negeri Nusa

Perlahan tanganya lalu mengarah pada 4 buah batu giok berwarna hijau laut yang terpasang di permukaan sandaran, disentuhnya batu mulia itu. Ingatan akan masa lalu membanjirinya, ingatan saat ayahnya, Maharaja Anggada Amerta membawa Malingga menuju masa keemasan mereka, lalu saat kakaknya, Balaputra menggantikan ayahnya duduk di singgasana berkilau itu, lalu insiden pertengkaran kakanya dan keponakanya Mahesa Amerta yang meninggalkan takhta dan memilih kehidupan sebagai pertapa.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Wirota melangkah masuk pendopo disusul anak buahnya. Pertempuran siang itu kembali berlangsung, pasukan Majapahit yang bersenjata lengkap menyapu pasukan Tigangjuru. Sekilas Wirota melihat Gajah Mada sedang menghadapi beberapa prajurit Tigangjuru. Gajah Mada bertempur layaknya gajah yang mengamuk. Siapapun yang berhadapan dengannya pasti akan dilibas habis. Namun hari itu dia tidak melihat penampakan Ra Kembar.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 812 Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

lirih Resi Darma dengan wajah pucat. Terdengar suara raungan yang sangat keras dari arah gunung tersebut disusul muncul satu sosok raksasa bertubuh hitam dengan aliran lahar di sekujur tubuhnya. Sosok tersebut memiliki sepasang Tanduk raksasa dan kepala seekor kerbau. Di bagian hidungnya terlihat sesuatu menempel menyala merah. "Makhluk Angkara Murka...Apakah pemuda bernama Bara Sena benar-benar bisa melawannya...?" tanya Raja Anorang sambil menatap kearah depan dengan wajah terlihat tegang.
8.962.7K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
Pria Sampah Tak Terduga

Pria Sampah Tak Terduga

Setelah selesai mengunjungi sang ibu, ia bersama sepuluh ribu prajurit bergegas untuk menangkap Jaraka yang di sudah di anggap sebagai pemberontak karena sudah membunuh ke tujuh saudara mereka. Sesampainya Maheswara di sana, di atas kursi tahta, Jaraka terduduk dengan menggunakan mahkota dengan tubuh yang sudah di penuhi oleh darah segar, di depannya tergeletak tubuh Jayara dan Mandana yang sudah tak bernyawa. Di atas kursi tahta itu, Jaraka tertawa seperti orang kesetanan, seraya mengatakan dengan bangga bahwa tahta itu sekarang adalah miliknya. Dan tak ada siapa pun yang boleh mengambilnya.
9.4196.5K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as gajah mada bergelut dalam takhta dan angkara
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status