Kelana Nirbatas
Bukan tanpa alasan Niskala bisa terpaku bagai dikutuk menjadi patung batu, matanya terkunci ke arah langit yang begitu terang, jauh lebih benderang dibanding terakhir kali ia di sana untuk menatap bintang.
Gumpalan kabut berbentuk spiral megah terlihat mengitari jalur di busur langit, gumpalan kabut yang sebenarnya adalah kumpulan dari ratusan miliar bintang, debu, dan gas angkasa yang terperangkap dalam piringan orbit. Pagi buta yang dimulai dengan paksa oleh seorang pemuda, telah menjadi penanda bagi Niskala yang untuk pertama kalinya bisa melihat dengan jelas Galaksi Bimasakti dengan mata terbuka.
“Makasih banyak, Sha…,” ucap Niskala dengan mata yang masih terkunci ke langit.
Hot Chapters