Jangan Beri Aku Uang Lagi
Segera kurebut dari tangannya sepatu itu lantas menyikatnya dengan benar, sementara pria itu hanya terdiam menatapku.
"Ini Pak, sudah selesai."
"Terima kasih, berkat Bu Yanti ,sepatu saya sudah mengkilap."
"Oh, ya, boleh saya minta tolong sedikit," tanyaku gugup, sebenarnya, aku hanya berpura-pura memilin jarndan menunduk malu.
"Ada apa, Bu?" tanya pria itu dengan senyum hangatnya.
"Uhm, begini, sudah seminggu saya di sini dan saya tidak punya uang lagi. Anak-anak membutuhkan ongkos untuk pergi ke sekolah jadi saya berniat untuk menjual ponsel saya."
Capítulos Populares