Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERGODA AYAH SAHABATKU

TERGODA AYAH SAHABATKU

Apa aku tak salah lihat? Sebuah buket bunga mawar merah besar bertengger di atas mejaku. Dengan langkah pelan yang nyaris tanpa suara, aku mendekat dan menyentuh kelopak bunganya. “Ini bunga asli!” desisku takjub. Setidaknya ada seratus tangkai di sana, terendam air dalam wadah kaca besar.
9.966.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

“Bukan emas murni!” Dylan menggigit bibirnya, memang bukan emas murni. Emas memang bahan dasarnya, tetapi putik bunganya dibuat dari berbagai berlian langka berwarna-warni. Sekilas mata, buket ini sepertinya tidak menonjol. Salah, buket bunga ini terlalu menonjol! Ditaruh di mana pun pasti langsung menarik perhatian banyak orang.
9.51.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.0K kali sebagai gambar buket bunga asli
Tampilkan Ulasan (177)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
PURA-PURA JADI SUPERSTAR

PURA-PURA JADI SUPERSTAR

Tangannya memamerkan buket bunga berukuran besar dengan hiasan bunga aster dan dikelilingi oleh bunga mawar merah yang indah. Aster terpukau melihat buket bunga itu. Langkahnya mendekati Sakura dan dia duduk di tepian kasur. Sakura memberikan buket bunga indah itu untuk Aster. “Dari siapa coba?” goda Sakura. Dia tersenyum jahil pada Aster.
5.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
I'am Not Cinderella

I'am Not Cinderella

Catharina menyerah, dia menyandarkan tubuhnya di mobil mewah miliknya yang terparkir bersebelahan dengan mobil milik Andrew. Pria itu juga paham, kalau akan sangat mustahil jika dia datang ke toko bunga yang memproduksi karangan bunga mahal tersebut hanya untuk mencari tahu siapa pengirimnya. Bukan rahasia lagi kalau hanya ada satu toko bunga yang memproduksi Cullinan buket. Dan itu ada di Inggris, Endura Roses si perusahaan yang menjadi akar dari Cullinan buket tersebut. "Kau tidak akan nekat datang ke Inggris hanya untuk mencari tahu pengirim buket sialan ini kan?" tanya Catharina penuh curiga.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
The Queen is My Love

The Queen is My Love

Lagi dia melihat banyak bunga yang bertebaran dimana-mana. Seluruh kamarnya full dengan bunga mawar merah, Vienza sedikit memikirkan mungkinkah sosok itu yang mengirimkan semua ini. Tapi mustahil, pikir Vienza. Tidak sengaja dia melihat kearah jendela kamarnya dan melihat buket mawar berbentuk love. Vienza mendekati arah jendela dan mengambil buket itu. Semua bunga ini adalah mawar asli, tapi siapa pengirimnya. Tidak ada kartu ucapan dari siapa bunga-bunga ini, hanya ucapan-ucapan manis.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Awalnya Sita berencana menggunakan bunga palsu, tapi akhirnya dia menggunakan bunga asli, dan hasilnya jauh lebih baik dari harapannya. “Bunga-bunga ini secara khusus dikirim melalui pesawat dari kota Manado oleh klien, semuanya mahal dan hanya bisa bertahan selama dua hari ke depan. Orang biasa seperti kita tidak bisa memahami pemborosan orang kaya seperti ini.” Mata Felix dipenuhi rasa iri, ambisi, dan juga ekspektasi. Dia menunduk dan menatap Sita, “Sita, apa kamu suka bunga ini?”
9.4350.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.7K kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Permaisuri yang Diabaikan

Permaisuri yang Diabaikan

Ketika aku menundukkan kepala karena aku tidak bisa menatap matanya, aku melihat buket di pelukanku. 'Ini adalah buket pertama yang kuterima dari orang yang berharga bagiku.' Warna hijau, merah, dan putih bunga-bunga itu kabur di mataku. Aku merasa sangat menyesal, sedih, dan bersalah saat ini sehingga air mata mulai menetes ke bunga-bunga. "Aku sungguh..." "...Berhenti di situ, Tia. Engkau bisa menjawabku nanti." "Allen."
63.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
BURONAN

BURONAN

Ketakutan. Rakha masih meneliti buket bunga itu. Buket ini harganya sangat mahal. Rasanya tidak mungkin jika buket ini milik anaknya Mbok Tuti. Rakha yang sudah mengenal Mbok Tuti bertahun-tahun jelas curiga dengan gelagat aneh pembantunya, itulah sebabnya Rakha meminta buket itu untuk dia lihat. Dan benar saja dugaannya, buket bunga itu memang bukan milik anak Mbok Tuti, melainkan milik Rania.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Dark Obsession

Dark Obsession

tanya Milla penasaran. "Maybe! Aku permisi dulu, Mrs."pamit kurir tersebut sambil memutar tubuhnya segera. ______________  Megan menelan ludahnya, menatap jelas flower bucket bertanda "The Million Roses" jelas. Semua orang tahu bahwa toko bunga yang berpusat di 'Budapest' tersebut merupakan produsen terbaik. Seluruh bunga mereka dari kualitas high world. "Apa Axel yang mengirimkan ku ini?"pikir Megan, sembari menggeser beberapa tangkai roses begitu hati-hati. Hingga ia menemukan setangkai bunga yang di lapisi emas dan kartu ucapan berwarna merah.
1049.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

Lelaki itu menatap buket bunga yang begitu cantik karena didominasi mawar putih dan baby breath yang masih segar, walaupun jamnya sudah menunjukkan waktu sudah bergerak hampir tengah malam. “Kuenya udah di kulkas, kan, Rangga?” tanya Kai sambil meraih buket bunga di sampingnya dan tersenyum melihat betapa cantiknya buket yang ia pesan khusus supaya segar walaupun sudah tengah malam seperti ini. “Sudah, Tuan. Seperti pesanan Tuan Kai.”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status