Om-Om Pilihan Papa
Bukannya tersinggung Om Bian malah terkekeh kecil sembari menarik rem tangan.
Aku sampai di rumah dengan pikiran yang masih kacau. Sepanjang jalan tadi, aku hanya terdiam dan tak mampu lagi melakukan apapun. Tenagaku sudah habis. Aku kira, aku yang paling gila di sini. Dan aku kira, Om Bian hanyalah seorang laki-laki yang tidak banyak bicara, pendiam dan penurut. Ternyata, dia seorang psikopat yang ada di dunia nyata. Papa pasti tidak akan percaya, bahkan mungkin semua orang tidak akan pernah percaya dengan apa yang aku alami ini. Semua orang tertipu dengan tampilan wajah Om Bian dan kepiawaiannya dalam berkata sehingga, mereka pikir, Om Bian adalah laki-laki terbaik di semesta raya. Aku iri