Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perangkap Tuan Muda

Perangkap Tuan Muda

Ibu Ningrum menyerahkan uang pada Amanda. Amanda terbelalak dan menangis. “Aku benar-benar akan membalas semua kebaikan kalian nanti! Aku janji!” kata Amanda. Kali ini ia tidak bisa menolak karena tidak tahu harus sampai mana berlari. “Aku akan mengantarmu ke terminal. Ambil tiket ke mana saja yang paling cepat berangkat! Amanda ... aku benar-benar tak bisa membantumu lebih dari ini!” Andi tampak sangat menyesal.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Matahari pagi yang mulai menghangat membuat semangatnya tumbuh lagi bagai tumbuhan yang membutuhkan cahaya matahari. Rambutnya tersisir rapi dan sehelai kain warna hitam mengikat keningnya. Tubuhnya ringan saat melompat ke atas panggung kuda. Umang Sari, Ki Sempana, dan Ki Gondo yang mengantar di pintu masuk perguruan, menatapnya dengan sedih. Seandainya luka di tubuh Umang Sari telah sembuh, pasti gadis itu akan mengikuti Mahisa Dahana kemanapun pemuda itu pergi. "Hati-hati, Kakang." Mahisa Dahana mengangguk. Ki Sempana dan Ki Gondo melepas pemuda putra Ki Anjarsewu itu dengan pandangan mata hingga kuda yang ditunggangi menghilang di tikungan.
8.520.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Tuan Muda

Istri Pengganti Tuan Muda

ucap Rey dengan penuh kasih sayang. Delisha mencoba tersenyum, namun matanya masih memancarkan kecemasan. "Aku hanya berharap semuanya berjalan lancar," bisiknya lirih. "Semoga saja," gumam Rey. Setelah mereka membeli bingkisan oleh-oleh untuk Arumi dan Emran, mereka melanjutkan perjalanannya kembali. Sampai akhirnya, mereka tiba di depan pintu gerbang megah Mansion Maduswara. Rey memberikan tatapan penuh keyakinan kepada Delisha, lalu bersama-sama mereka melangkah masuk.
994.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

Kesetiaan Emma, kebaikan hatinya, kelembutannya. "Ah, sungguh terima kasih sudah mengatakannya, Emma …. Kecemasanku sedikit berkurang berkatmu." *** Mereka tiba di posko pengungsian. Dari kejauhan, Esther dapat melihat kesatria-kesatria yang sedang memindahkan beberapa orang ke tenda yang baru.
9.812.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Bias kemerahan mulai tampak di langit kabupaten dengan sejuta mistis yang sangat terkenal. Keluarga kecil Ismoyo berkumpul semua di teras atas tempat favorit Mbok Asri. Bukan pesta, tetapi sebuah ungkapan rasa syukur dari Rukayah karena kedua buah hatinya kembali rukun. Mereka mengadakan acara makan malam sederhana.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Sang Putri: Dari Terbuang Jadi Kesayangan

Transmigrasi Sang Putri: Dari Terbuang Jadi Kesayangan

Dongmei malah balik bertanya dengan nada mengejek. Tawa Lijuan menggema, dia menutup mulut dengan satu telapak tangan lalu menendang punggung dayangnya hingga mencium tanah. Dongmei menggertakkan gigi, amarah berkilat di kedua bola matanya. “Dia hanya seorang hamba sahaya,” ujar Lijuan, bernada sombong. “Nyawanya ada di tanganku,” sambung gadis remaja berusia sembilan belas tahun itu. “Kau tidak memiliki hak untuk mengatur tindakanku untuk mendisiplinkan budak-budakku.” Ia menjeda, satu alisnya ditarik ke atas, tinggi. “Kau tidak tahu malu,” cibirnya. “Siapa kau? Dari kerajaan mana kau berasal?”
9.815.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Janda Muda

Janda Muda

Kata Pak Yahya, suami Bu Yuyun Pak Ndaru, langsung mengangkat tubuh kecil Arinda yang begitu pucat dengan luka lebam di pipi, lengan dan pergelangan tangannya. Pak Ndaru pun tanpa sengaja melihat banyaknya kiss mark di leher anak kecil tersebut. Tapi Pak Ndaru hanya diam, yang terpenting sekarang adalah keselamatan anak itu. Ketika Pak Ndaru sampai di depan rumah, bertepatan pula dengan mobil Pak Yahya yang masuk ke pekarangan. Pak Ndaru langsung memasukkan Arinda ke dalam mobil dengan kepalanya yang dipangku oleh Bu Yuyun.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

Di mana, dia melihat sebuah kain berwarna biru muda yang diduga jilbab Sumi. "Nah, itu dia kali." Husain berjalan mendekati kain tersebut dan mengambilnya. Untung saja, kain itu tersangkut pada ranting yang bisa digapai dengan sekali lompatan Husain. Saat Husain menyentuh kain jilbab tersebut, tiba-tiba ada sebuah bayangan hitam melintas dengan cepat di samping posisinya sekarang. Dia melihatnya dengan ekor matanya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
SETELAH IBUKU MENIKAHI BERONDONG

SETELAH IBUKU MENIKAHI BERONDONG

Sementara pria itu tersenyum tipis ke arahku lalu mengedarkan pandangan ke arah teman-temanku. "Lala ini baru saja hijrah loh, Pak. Baru beberapa bulan yang lalu dia berkerudung. Awalnya dia selalu tampil memakai celana jeans dan kaos oblong juga topi. Kali aja dia perlu pembimbing untuk hijrah. Kayaknya cocok sama Bapak." Tak disangka Fito menyeru, sontak saja mendapat teriakkan dari teman-temanku. Kulirik Ghea dan Mitha, keduanya tertawa cekikikan.
1062.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Ayah Jagoan Yang Menyamar

Ayah Jagoan Yang Menyamar

Carlos melambaikan tangannya sambil bercanda, “Ramsey sahabatku, ke mana sekarang kumis tipis mu?” Ramsey tertawa. Dia mengawasi satu per satu orang-orang di sana seraya berkata, “Terima kasih. Sampai jumpa lagi!” Kemudian Ramsey membalik badannya dan melangkahkan kaki dengan sangat tegap. Pada akhirnya, Sang Penakluk Mafia pun pulang .... *** Di waktu bersamaan, Brockley sedang asyik bermain dan belajar tengkurap. Suatu saat, dia akan menjadi Sang Penerus .....
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai gambar pemuda hijrah animasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status