Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

Hm … syukurlah si Nita nggak curiga. "Makanya pengen pingsan El, biar digendong My Oppa ganteng." "Hooh, pingsan aja besok dirapat, ya. Biar diangkat sama Oppa mu" "Hahaha … nggak-lah El, aku masih waras." "Oke deh kalau gitu, bye." Elsa menutup panggilan secara sepihak. *** Stelan rapi dan make-up tipis membuat penampilan Elsa tampak lebih bersinar, rapat internal dilakukan secara tertutup. Elsa berangkat menuju tempat dengan perasaan dag-dig-dug.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Jerat Gairah Paman Kekasihku

Jerat Gairah Paman Kekasihku

bisiknya hampir tanpa suara. “Ideku?” Elisa mengalihkan tatapannya dan kembali dibuat terbelalak. “Great job, Elisa. Saya suka.” Elsia menelengkan kepalanya, merasa sedikit linglung. “Ada detail yang bisa lebih ditonjolkan di beberapa bagian. Saya sudah membuat catatannya. Sesuaikan langsung dan siapkan kain yang kamu butuhkan.” Elisa masih terbengong-bengong. Kapan Stevan memberikan desain-desain itu?
9.6305.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Ingat, Ellena sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk menghapus perasaannya pada Reon. Dia menggerakkan pensil dengan kasar di atas kertas, garis-garis di tekan dengan kuat, seolah ingin meluapkan sesuatu yang tidak bisa Ellena ucapkan. Di halaman buku sketsanya, bentuk demi bentuk lahir tanpa rencana. Bukan pola manis atau simetris yang biasa Ellena buat, melainkan kalung dengan desain berani dan gelap, lahir dari emosi yang terpendam.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Setelah memikirkannya sejenak, Amber memutuskan pergi ke kantornya untuk mengambil buku sketsa lainnya dan satu set krayon kemudian kembali menuju ke ruangan Elly. Begitu dia berada dalam jarak lima langkah dari tempat tidur, Elly berhenti menggambar dan seluruh tubuhnya menjadi tegang seperti terakhir kali, meskipun dia tidak melihat ke arah Amber. Amber tidak mendekat. Dia langsung duduk di lantai dan mulai membuat sketsa dengan serius di buku sketsa. Kali ini, dia mewarnai gambarnya. Gambar itu sekali lagi berupa kelinci kecil yang agak cacat, tapi Amber berusaha semaksimal mungkin menggunakan warna tersebut untuk membuat kelincinya terlihat lebih hangat di mata.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
HOSPITAL Playdate

HOSPITAL Playdate

ucapan terakhir elsa sebelum mengakhiri pembicaraannya dengan yoga. Dia menatap lekat nita dan duduk disampingnya. Nita masih fokus pada gambarnya "Siapa yg menelpon? " "Elsa " Seperkian detik tangannya berhenti menggoreskan pensilnya. Hal yg klise jika dia tidak marah,disaat liburan pun elsa masih menghubungi yoga. Tapi bukan nita namanya jika dia tidak bisa mengendalikan emosinya yang disebabkan oleh kecemburuannya.
8.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Terjebak Ambisi Sang Pewaris

Terjebak Ambisi Sang Pewaris

Kertas-kertas itu berisi sketsa bunga yang digambar dengan pensil dan beberapa telah diberi warna. Ia mengeluarkan ponselnya. Semalam, tanpa diminta, Alexa telah mengirim beberapa gambar rangkaian bunga yang dibuat Eloise saat pesta ulang tahunnya. Eloise tersenyum bahagia. Ia mengambil pensil dan mulai menggambar rangkaian bunga persis seperti yang ada dalam foto. Tak lama setelahnya, ia mengambil gambar sketsa bunga dan meletakkan ke dalam satu frame dengan foto asli. Mengunggah ke sebuah media sosial pribadinya dengan memberi diskripsi singkat pada unggahannya. Di sebuah apartemen mewah menjelang akhir malam.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

Mereka tidak segan untuk memberi pujian. "Elsa sungguh adalah pahlawan wanita! Dia bahkan bisa membuat sketsa sebagus ini!" "Sudah lama tidak ada sketsa sebagus ini di Departemen Pembuatan Senjata kita! Kabari tukang-tukang, tunda yang lain dan dahulukan pembuatan senapan bambu model baru ini!" "Aku sudah tidak sabar!" Setelah terus melihat sketsa itu, mereka pun kagum kepada Elsa.
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174.1K kali sebagai gambar sketsa elsa
Tampilkan Ulasan (966)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Falisha Irsan
semoga Nabila bisa mengungkapkan siapa si mesot dan putrinya yg genit kpd ibunya. dan kaisar yg akan tetap mendukung Nabila Krn dia Sdh tau masalah ibu mertua dan klg Anderson. biar ibunya sendiri yg mengambil tindakan seperti hubungan dia dg nadif. dan ratu diberkahi dg membawa kbr Bahagia stlhnya.
Baca Semua Ulasan
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Seru Elena penuh semangat yang di angguki setuju oleh Elisara. Elisara lalu melirik rambut anaknya. "Loh Ele ko rambutmu jadi hitam?" "Hehe sebelumnya Ele warnain untuk mengelabuinya," balas Elena sambil menunjuk Liandra dengan ekor matanya. Elisara hanya mampu menggeleng pelan dengan tingkah anaknya. "Ada-ada saja kamu Ele. Jadi, siapa namanya?" Tanya Elisara sambil melirik kembali pada bayi di gendongannya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Cinta yang Diracik Takdir

Cinta yang Diracik Takdir

Ia membukanya perlahan. Di halaman pertama, gambar desain gaun sederhana. Di halaman berikutnya, sketsa restoran. Di halaman lain—potret Grandma yang ia gambar di taman – Paris. Dan di salah satu halaman, tanpa sadar … wajah Evan. Siska terdiam lama menatap sketsa itu. “Bodoh,” gumamnya pelan. Ia mengambil pena, lalu dengan tangan sedikit gemetar, mencoret gambar itu perlahan. Tidak sampai merusaknya. Hanya cukup untuk membuatnya tidak lagi sempurna.
633 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Memprovokasi Shita agar membunuh Yasmine. “Gimana? Jadi mau keluar dari sini nggak?” tawar Elsa. “Caranya?!” Shita menaruh sendok garpu itu. “Aku memakai topi dan masker, jadi kamu bisa pakai pakaianku, kita bertukar. Nanti kamu keluar dulu.” Elsa memberi ide.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai gambar sketsa elsa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status