JANGAN AJARI AKU KATA SABAR!
Tapi kali ini, kubiarkan pintu terbuka, ingin mendengar percakapan mereka.
"Ayo kita lihat!"
Mbak Atik sibuk melirik-lirik ke dalam rumah, dan ketika mata kami bertemu, aku menyilangkan telunjuk di bibir, menyuruhnya diam.
"Wow!"
Teriakan takjub Cia terdengar. Dari sini, aku dapat melihat Banyu menggelar tikar dari pandan, dan meletakkan satu box container d atasnya. Saat isinya ditumpahkan, segala perlengkapan untuk membuat istana pasir terlihat jelas. Banyak sekali, mulai dari cetakan gapura, tembok-temboknya, beraneka ragam cetakan hewan laut, juga bermacam-macam sekop kecil.
Hot Chapters