Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

Dan tidak menyisakan sedikitpun untukku. "Yah, jika kau mau menginginkannya lagi, kau harus berperang," ucap Sam seraya melempar bekas spaghetti itu ke tempat sampah. Dia lalu menuju ke kulkas dan mengambil 2 buah soda dingin dan memberikan satu untukku. "Kau adalah pasukan milikku, cepat belikan lagi!" perintahku. "Ah sial, baiklah, ratu." Sam membungkukkan badannya dan mengambil kunci mobil.
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 179 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
Terjebak Cinta CEO Beristri

Terjebak Cinta CEO Beristri

Apa yang harus kulakukan untuk memperbaikinya, Tuhan? "Mau sosis!" pinta Sam dengan suara cukup keras, yang sontak membuyarkan lamunanku dalam sekejap. "Hah?" aku menoleh kaget pada Sam. "Aku mau sosis!" ulang Sam, tanpa mengalihkan perhatiannya dari jalanan di depannya. Kulihat memang masih ada satu sosis lagi. Aku menusuknya dengan garpu, dan membiarkannya di kotak makan.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
Di Bawah Kendali sang CEO

Di Bawah Kendali sang CEO

tegas Sam yang langsung meruntuhkan pertahanan Isaac. “Kau tidak boleh menyesal besok, mengerti? Kau yang menggodaku, Sam. Kau yang memintaku,” peringat Isaac. Sam hanya tersenyum, ia menarik Isaac untuk tenggelam di da-danya. "Lakukan saja," gumam Samantha. "Lakukan untukku."
1010.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 398 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Angin malam semakin terasa dingin dan bintang di langit mulai bermunculan tapi mereka berdua tidak peduli asalkan melangkah di jalanan yang sama berdua. "Kita bawa barang begini kok kayak mau mudik ya," ucap Sam melihat tangannya membawa tas Boram dan di punggungnya ada ranselnya yang lumayan besar. "Mudik kemana coba?" "Ke rumah masa depan kita berdua Mbak," Sam mengedipkan matanya. "Hanya kurang anak-anak kita aja ini." Boram terbahak mendengarnya dengan wajah yang pastinya merona. "Benar kata Pak Reihan kalau kamu sepertinya sudah kebelet kawin."
9.88.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 315 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

“Apa yang kamu pikirkan? Membuat sebuah salah paham sehingga mereka jadi bertengkar? Mereka malah melakukan seks di dapur!” “Apa!?” Gareth jadi makin emosi. Sam malah terkekeh seolah menertawai Gareth dengan rencananya yang gagal. Sebelah tangannya menopang pada pinggang dengan raut wajah yang begitu kesal. “Apa kamu yakin?” Gareth balik bertanya karena ia tidak yakin dengan yang terjadi. “Hei, aku bisa berbahasa Indonesia dengan baik. Tentu saja aku tahu apa yang mereka katakan!” sahut Sam seolah tersinggung. Gareth mendengus kesal dan mengambil ponselnya.
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 176 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
My Handsome Partner

My Handsome Partner

kata Sam "Iya. Kami memang ke Intezar beberapa waktu lalu. Besok kami punya misi untuk membuat Monster Saltic masuk ke Lembah Raksasa. Apa kau mau ikut?" tanya Senja "Tidak. Aku tidak mengolah kemampuanku seperti kalian, jadi aku tidak bisa melakukan apapun untuk membantu," kata Sam, wajahnya tampak menyesal "Baiklah, sesekali kau juga harus bertemu dengan Guru Hameez, paling tidak jika Salim memiliki Roh Pelindung kau pun ada kemungkinan memilikinya juga, Sam," saran Senja
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 133 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
Legenda Pukulan Halilintar

Legenda Pukulan Halilintar

Barsha memaksimalkan energinya sehingga damage yang dihasilkan juga besar. Samoa merasakan serangan itu dan langsung memutar serangan semburannya menyambing dan meledakkan apapun yang ditemui. Tangan Samoa mencoba menghantam Barsha dengan cepat, tangan kanan dan tangan kiri bergantian mencoba memberikan serangan pada Barsha. Barsha meliuk dari tangan ke atas dan berputar demikian cepat. Samoa kesulitan untuk mengenai Barsha. Di sisi Dasatama yang sudah lepas dari semburan kekuatan Samoa pun menerjang Samoa yang sibuk menyerang Barsha.
1012.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 269 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Daris marah sekali, dia hendak menendang Sam lagi. Namun, Sam memanfaatkan kaki Daris yang terangkat sebagai penumpunya untuk bangkit berdiri. Sam pun berlari keluar koridor dengan penuh semangat sambil mengacungkan jari tengahnya ke arah Daris. "Ayo, ayo, kejar aku!" "Kamu nggak akan bisa menangkapku! Lalala ...." Daris sontak terdiam. "Jangan sampai kita ketemu lagi, sialan!"
9.5957.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 33.5K Beses bilang garis 2 samar
Ipakita ang mga Review (255)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Its me Chika
Endingnya sebenernya bukan sad ending di Jihan dan Wina.. mereka meninggal krn memang umur mereka sdh tua (meski umur mereka gak sampai Lansia). Jihan meninggal krn penyakitnya dan wina meninggal krn depresi krn jihan meninggal.. mereka bahagia dg rumah tangganya meski gak smpe kakek nenek umurnya.
Basahin ang Lahat ng Review
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

katanya lalu meneguk air minumnya lagi. Sam dan Damar sudah berada di teras memegang helm mereka masing-masing. Damar tampil rapi dengan kemeja lengan pendek warna hijau muda dan celana kain slim fit warna hitam, sedangkan Sam seperti biasa mengenakan kaos oblong warna navy yang dipadankan dengan celana jeans belel. Melihat mereka berhadapan dengan penampilan yang begitu berbeda seperti ini malah mengingatkanku pada dua air laut yang bertemu di Selat Gibraltar. "Sudah siap, Yang?" tanya Sam menoleh padaku.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 124 Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Nyaris saja Samara menangis. “Sudahlah, kalau memang kau ikut denganku, kau harus belajar untuk tidak takut kalau melihat perangaiku yang seperti binatang, jangan banyak bicara dan penurutlah jadi orang. Aku jamin kau tidak akan kelaparan atau kesulitan. Mengerti?” Damar memegang dua pipi Samara hingga bibirnya tertekan. Gadis tersebut hanya mengangguk saja. Kemudian perjalanan dilanjutkan. Damar yang telanjur mengambil seorang pengikut, memberikan kepingan emas pada Samara agar ia bisa membeli beberapa kain yang layak pakai.
1050.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang garis 2 samar
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status