BARA CINTA TERLARANG
Aku mengerang, memeluk suamiku, kepalaku berkabut hasrat dan gairah, keringat mulai membasahi tubuhku, aku merasa bahwa aku akan mencapai titik nikmat.
Suamiku mengetahuinya, tapi dia ingin lebih, ingin mencapai titik nikmat bersama yang lebih dasyat dari sebelumnya. Dia menurunkan kakiku yang melilit pinggangnya, menarik diri, membuat aku membelakangi dirinya, kemudia n menyatukan kembali dari belakangku.Napasku terjerat di kerongkongan merasakan denyutan nikmat yang semakin kuat di bawah. Berpengangan pada dinding kamar mandi aku melihat ada cermin ukuran besar yang memantulkan permainan panas kami, aku tertegun melihat wajahku, ekspresi tak senonoh , wajah kemerahan penuh nafsu terpantul
Bab Populer