Pungguk Merindukan Bulan
"Ya Dek, ngeden semampumu. Sekuatmu. Pasrah sama Allah, Dek. Ingat Allah terus ya, sayangku. Nah pandai, gitu ngedennya. Pandai, pandai … Terus Dek, semampumu. Allah, Allah, Allah."
"Alhamdulilah!" seru Mamak senang, melihat Abang yang sudah kembali mendampingi istrinya. "Syukurlah … Semangat ya, Na? Semangat, semangat. Ini kepalanya sudah kelihatan. Nah, terus ngeden yang kuat. Kuat, kuat, kuat!"
"Aaaaaaa … Aaaaaaa, aaaakkk!"
"Bagus, kepalanya sudah keluar ini, Na. Ngeden lagi, lagi …!" Mamak semakin bersemangat, "Ngeden Na, sikit lagi. Sikit, sikit!"
Bab Populer