Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mandul

Mandul

Plakk plakk plakk. Tamparan mendarat telak 3 kali di pipi Riri. Terasa perih akibat luka sobek dari tamparan tangan yang kekar itu. Tak cukup sampai disitu, lelaki itu mengambil sebuah lakban untuk menutup mulut Riri yang memberikan umpatan dan makian kepada lelaki gila itu. "Jangan nakal, Sayang! Aku tak pernah menyentuh wanita sembarangan. Biarkan aku menunjukkan betapa hebatnya aku dalam bercinta."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Lalu gegas menggosok gigi dan mencuci wajahnya di wastafel yang ada di sudut kamarnya. Usai mengelap wajahnya dengan handuk yang ada di sebelah wastafel, Bram gegas naik ke atas ranjangnya, lalu gegas memejamkan matanya. "Ternyata ini yang dinamakan mood booster dari bojone uwong. Bismika allahumma ahya wabismika ammut," lirihnya. *** Sementara itu, di kamarnya Anes di buat geleng-geleng kepala dengan kelakuan gila berondong nakal juniornya itu.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Pernikahan Sebatas Status

Pernikahan Sebatas Status

Ganendra melangkah waspada menyusuri jalan setapak yang makin lama makin sempit. Suasana menjadi semakin mencekam tatkala dia memperhatikan sekeliling. Hanya tampak pepohonan Damar tumbuh lebat di sisi kanan dan kiri jalan yang dia pijak, hingga jalan itu berakhir di rimbunan semak. "Kita ke mana ini, Pak?" tanya salah seorang pemuda. Ganendra terdiam untuk berpikir sejenak. "Pondok Anggrek," gumamnya. "Apa kalian masih ingat arahnya?"
98.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Berondong Perkasa

Berondong Perkasa

(*memasak telur ceplok saja) "Kurus lama-lama, Dan. Kurang gizi, kerja rodi kayak zaman kompeni begini kita!" ujar Karim sembari duduk lesehan di lantai teras belakang dapur kecil khusus untuk anak magang. "Hahaha. Real itu, no hoax, Rim!" tukas Aldo sambil membawa kaleng bekas wafer berisi keripik getuk ketela yang dibawanya dari Yogyakarta akhir pekan lalu.
1029.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai gendong pundak
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hai Kakak kakak Pembaca Tersayang, buku ini telah tamat di bab 139. Sekuel lanjutan kisah Fresia dan Michael akan terbit tahun depan berjudul Dimanja Suami Crazy Rich. Kalau kalian follow akun GN penulis atau IG pasti akan dapat notif rilis bukunya. Thank you kebersamaan kalian sampai tamat. Love U!
sahidahsari249
cerita yg sangat menarik juga candu nih buat di baca ,, selalu bikin penasaran sama cerita nya,, banyak pelajaran yg bisa kita ambil dalam cerita.untuk tak terlalu menganggap setiap apa yg di lakukan itu benar,jgn terlalu merasa diri baik dan jgn sombong.. setiap apa yg kita lakukan akan ada balasan
Baca Semua Ulasan
JODOHKU GURU GALAK

JODOHKU GURU GALAK

Nadira bertanya ketika Mbok Ras kembali dengan membawa handuk kecil yang baru saja ia ambil dari dalam lemari. "Bapak yang nyiapin. Buat Gendhuk pakai," jawab Mbok Ras seraya mulai mengusak rambut Nadira agar lekas kering. Gendhuk adalah panggilan sayang dari Mbok Ras untuk Nadira. Panggilan umum untuk gadis di kampung, tetapi Nadira merasa istimewa ketika Mbok Ras menyebutnya 'Nduk'. "Suruh dipakai sekarang?" Gadis itu memiringkan kepala, mendongak ke arah pembantunya.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

" Suara parau itu membuatku menghentikan langkah kemudian menoleh ke sumber suara. Rupanya dia adalah Mbah Sumarti. Dia menyodorkan sebuah piring gembreng yang berisi jenang dodol yang masih lembek dan panas. "Makanlah ini, Nduk. Ini bagus untuk memulihkan staminamu." Meski ragu, aku tetap menerima pemberian wanita bungkuk itu. Wangi pandan dan gula merah yang manis sontak membangunkan cacing di perutku. Rasa lapar itu tiba-tiba saja menyapa tanpa aba-aba.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Primadonaku

Primadonaku

Jangan lupa menyamar jangan sampai tahu kamu orangku dekati mereka diam diam apa yang dibicarakannya) (Siap Bos) Sekitar sepuluh menit menunggu muncul lelaki pemulung mengenakan kaos dan celana komprang serta topi lebar. Saputangan menutupi sebagian mukanya sebagai pengganti masker. Di tangannya ada karung plastik serta dan srmacam gancu alat untuk mengambil botol bekas. Jodi tahu itu adalah Gogon. Tatapannya tak lepas dari Gogon yang sudah beradandi sekitar dua lelaki ex Elang yang kini mulai menelpon seseorang.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Mata yang saling memandang, dengan senyum dia berbisik di telinga Riska. Memang cinta itu bagaikan pedang bermata dua. Bisa membuat bahagia, dan juga sebaliknya. Seperti roda yang berputar! terkadang melayang tinggi, dan juga bisa terjun jatuh dengan berbagai ranjau di bawahnya. Saking miripnya dengan pohon sakura yang hanya ada di jepang? Orang-orang setempat juga menyebut pohon ini adalah pohon sakura Gayo. Namun? Itu hanya sebuah julukan saja.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

[Tombak Penembus Dunia: Rhongomyniad] “Menempa tombak yang dalam legenda tua dikatakan bisa menembus dunia untuk memadamkan api yang akan mengembalikan dunia dalam kesatuan ... kau memang genius, Muramasa ...!!” puji Gadjah Mada sembari meraih Rhongomyniad buatan Muramasa.
10558 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai gendong pundak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status