Ada yang menyebut generasi 2000 sebagai 'Gen Z', tapi di Indonesia sering muncul istilah lokal kayak 'Generasi Micin' karena stereotype kebiasaan mereka yang dianggap impulsif atau terlalu terpengaruh tren viral. Aku sendiri lebih suka memandang mereka sebagai generasi digital native—mereka tumbuh bareng smartphone dan media sosial sejak kecil. Mereka punya cara unik dalam berkomunikasi, lebih visual dan singkat, kayak pakai meme atau TikTok.
Yang menarik, justru generasi ini sering jadi pusat perdebatan antara 'boomer' dan millennials. Mereka dianggap terlalu cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi, tapi juga sering dikritik karena dianggap kurang sabar atau terlalu individualis. Padahal, menurutku, mereka justru generasi paling kreatif dalam memanfaatkan platform seperti YouTube atau Instagram untuk ekspresi diri.