Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kemolekan Wanita yang Menggoda

Kemolekan Wanita yang Menggoda

Seorang wanita dewasa yang cantik dan seksi tersangkut di dalam mesin cuci. Dia menggeliat dengan tidak nyaman dan memohon agar aku membantunya. Aku pun langsung mengerti. Satu tanganku menarik rambut panjangnya, sedangkan tangan lainnya menopangnya. Saat semuanya berjalan dengan indah dan hampir kembali ke jalurnya .... Seorang ratu kampus yang cemburu tiba-tiba menerobos masuk dan berkata dia juga ingin ikut bergabung dengan permainan seperti ini ....
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Menumpang, Bertumbuh Jadi Cinta

Berawal Dari Menumpang, Bertumbuh Jadi Cinta

Sejak membeli mobil baru, rekan kerja cantik yang jalur pulangnya tidak searah menumpang mobilku setiap hari. Aku sudah tak tahan lagi. Untuk menakut-nakutinya, aku langsung meraba payudaranya yang berukuran 36E hingga hampir merobek atasan. Tak disangka, rekan kerja perempuan itu bukan saja tidak menghindar, malah menggenggam tanganku dan menyelipkannya ke dalam kerah. Wajahnya memerah saat mendesah pelan. Dia menghadapku sambil membuka kedua kakinya yang sejak tadi sudah basah.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Aku tumbuh besar di luar negeri. Ibuku takut aku akan mencarikannya menantu orang asing. Jadi, dia mengaturkan tunangan yang tampan dan berbakat untukku di ibu kota, juga memintaku untuk pulang dan bertunangan. Aku pergi ke sebuah toko barang mewah untuk memilih gaun pertunangan, lalu jatuh cinta pada sebuah gaun panjang tanpa tali berwarna krem. Ketika aku hendak mencobanya, wanita di sebelahku melirik gaun di tanganku dan berkata kepada pramuniaga, "Model gaun ini cukup unik. Aku mau coba." Si pramuniaga langsung merampas gaun itu dari tanganku dengan kasar. Aku pun berkata dengan kesal, "Segala sesuatu harus ada urutannya. Aku yang duluan lihat gaun ini. Kalian nggak punya aturan?" Namun, wanita itu menatapku dengan penuh penghinaan dan menjawab, "Gaun ini harganya 376 juta. Mana mungkin orang miskin sepertimu mampu membelinya? Aku ini adik angkat Nicholas Kurniadi, presdir Grup Kurniadi. Di ibu kota, cuma Keluarga Kurniadi yang berhak tetapkan 'aturan'!" Kebetulan sekali! Bukankah Nicholas itu tunanganku? Aku langsung menelepon Nicholas dan bertanya, "Adik angkatmu rebut gaun pertunanganku. Gimana kamu mau selesaikan masalah ini?"
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Tante-tante Kesepian

Tante-tante Kesepian

Demi membantu ayah angkat memulihkan kejantanannya, ibu angkat menyiapkan segelas air yang sudah dicampur dengan obat kuat. Sialnya, gelas berisi air tersebut justru terminum olehku. Saat aku menindih tubuh ibu angkat dengan napas terengah-engah dan membujuk ibu angkat dengan suara serak agar dia mau bertanggung jawab …. Ibu angkat merasakan keperkasaan yang menekan area pribadinya. Dia pun menelan ludah. Kemudian, ibu angkat mengulurkan tangan untuk menarik tanganku dan membimbingku untuk mulai membelai tubuhnya.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku menikah dengan pria yang sama sebanyak tujuh kali. Pria itu juga bercerai denganku tujuh kali, semuanya demi wanita yang sama. Hanya agar ia bisa menghabiskan liburan dengan kekasih lamanya tanpa terikat, dan agar kekasih lamanya tak terganggu oleh gosip. Saat perceraian pertama, aku mencoba melukai pergelangan tanganku untuk memaksa dia tetap bersamaku, dan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Tapi dia tak datang bahkan untuk sekadar menatapku sekalipun. Saat perceraian kedua, aku merendahkan diri dan melamar sebagai asistennya di perusahaannya, hanya untuk bisa menatapnya sekali lagi. Saat perceraian keenam, aku sudah belajar untuk mengemasi barang-barang sendiri dan meninggalkan rumah pernikahan kami tanpa ribut. Diriku yang histeris, aku yang harus menahan diri berulang kali, kepasrahan dan kompromiku hingga berakhir pada perasaanku yang mati... semua itu hanya menghasilkan satu hal: dia kembali menikahiku tepat waktu, lagi dan lagi... Mengulang semua trik lamanya. Hingga kali ini, setelah mendengar kabar bahwa kekasih lamanya akan kembali ke negeri ini, aku mengulurkan surat perjanjian cerai di hadapannya dengan tanganku sendiri. Dia, seperti biasanya, mencoba menetapkan waktu untuk menikahiku lagi. Tapi dia tidak tahu bahwa kali ini, aku akan benar-benar pergi untuk selamanya.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Tuan Mafia

Terjerat Pesona Tuan Mafia

Harazuki
Veronica Madeline adalah gadis yatim piatu. Wajahnya yang cantik itu ternyata menyembunyikan banyak rasa sakit dan cerita pilu. Lalu saat pernikahan yang diidamkannya datang, akankah kebahagiaan dalam hidupnya dapat ia genggam? Veronica mengharapkan cinta dan kasih dari suami yang dijodohkan oleh ayah dan ibu angkatnya. Sosok pemuda tampan bak pangeran dari khayangan. Tapi dia tidak menyangka jika seorang Arliando Magistra adalah seorang pria kaya raya yang memimpin perkumpulan para mafia! Akankah Veronica dapat bertahan di samping suaminya yang kejam? Akan terus kuatkah wanita itu berusaha menyadarkan Arliando, demi cintanya yang suci pada Arliando dan buah hati yang berada di dalam kandungannya? Atau malah ia yang akan terjerat semakin dalam ke dalam pesona pria tampan itu?
82.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

Aini kira aku tak tahu tentang pernikahan siri yang dilakukannya bersama suamiku. Kau tahu semuanya. Mas Pras sendiri yang menceritakan padaku. Namun, air mataku terlalu berharga untuk menangisi kecurangan mereka di belakangku. Aku tak perlu menangis terlalu lama akan rasa sakit ini. Mereka berdua hanya perlu kubuat jera dengan caraku sendiri. Semua harta akan kuambil dan kubuat mereka tak bisa melupakan bekas tanganku di wajah dan tubuh suami dan sahabatku itu. Nikmati dulu bulan madu kalian! selanjutnya selamat menikmati semuanya dari nol dan rasa malu yang berlipat-lipat.
9.344.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Aku dan Pelatih Renangku

Aku dan Pelatih Renangku

“Pelatih ... pelan-pelan ....” Terdengar desahan manja seorang wanita dari ruang ganti sebelah. Kriet ... Kriet .... Meja dan kursinya berguncang keras. Bersamaan dengan itu, terdengar juga suara rendah seorang pria. “Dasar jalang kecil, teriak lebih keras lagi!” Disusul dengan suara hantaman yang semakin keras. Ketika aku masih asyik menjadi penonton, tanganku refleks meraih ke bawah dan meremasnya kuat-kuat .... Saat itu aku belum tahu, tak lama lagi aku juga akan menjadi salah satu orang yang menjerit liar di ruang ganti itu.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Talak Aku, Mas!

Talak Aku, Mas!

"Talak aku, Mas. Talak aku, sekarang!" Aku mengucapkannya dengan marah. Walaupun begitu, air mataku tetap saja turun dengan derasnya. Mas Gandhy, suamiku itu malah terlihat bingung seolah tak tahu harus menuruti keinginanku atau tidak. Sementara itu, aku melihat Deva yang ikut menangis. Dasar munafik, batinku. "Mbak, kok malah kamu ikutan nangis? Bukannya harusnya kamu senang karena dah berhasil rebut hati suamiku ya," ucapku. Deva menarik tanganku, "Sumpah, Ra. Aku nggak pernah berniat hancurin pernikahan kamu. Aku sama Gandhy hanya mesra di chat aja. Kami nggak pernah..." "Nggak pernah apa?" potongku.
1075.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Misi Menaklukkan Pria Demi Keselamatanku Dan Anakku

Misi Menaklukkan Pria Demi Keselamatanku Dan Anakku

"Aku ... nggak bisa ngasih dokumen itu ke kamu, tapi yang lain semuanya bisa kuberikan." Aku menatap kartu keluarga di telapak tanganku dengan tatapan kosong. Butuh waktu lama sebelum akhirnya aku berhasil mengucapkan satu kalimat, "Kenapa dulu kamu nggak bilang?" Heston mengangkat bahu dan memperlihatkan senyum yang tidak terlalu merasa bersalah. "Aku kira, yang lebih kamu pedulikan adalah diriku." Setelah terdiam sesaat, aku bertanya dengan bibir gemetar, "Kalau aku tetap menginginkan akta nikah itu?" Dia mungkin tidak pernah menyangka, tanpa surat itu .... Yang akan dihadapinya adalah dua nyawa dalam satu mayat.
567 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai genggam tanganku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
13
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status