Mencintai Musuh Ayahku
Permukaan foto itu terasa kasar, sekasar kenyataan yang harus ia hadapi bahwa kedamaiannya di Swiss hanyalah sebuah fatamorgana singkat.
"Tuan, jet pribadi sudah siap di landasan pacu Sion. Tim perimeter Jakarta sudah dikonfirmasi untuk menjemput di titik Alpha," suara Siska memecah keheningan. Asisten setianya itu berdiri di ambang pintu dengan tablet digital di tangan, wajahnya tidak menunjukkan emosi, namun matanya yang tajam mengisyaratkan bahwa dia tahu badai besar sedang menunggu mereka.