Puber Kedua Pak Suami
Sedang yang ditatap hanya tersenyum penuh arti.
“Pasti happy dong, Ma. Nilaiku sudah keluar, dan aku mendapat predikat terbaik. Mantap kan, Ma. Setelah sebulan lalu diumumkan kelulusannya, hari ini keluar juga hasil dari usahaku selama ini. Aku nggak sangka saja kalau menyandang predikat terbaik, setelah ujian di keluarga kita datang bertubi-tubi, Ma. Aku nggak berharap banyak sih sebelumnya, Ma. Bisa lulus saja syukur, karena jujur saja sih saat itu fokus aku terpecah gara-gara papa selingkuh dan menikah lagi. Tapi kalau sudah rezeki, ya nggak akan ke mana.” Gilang berkata sambil tersenyum, dan wajah yang berseri-seri.
Hot Chapters