Kutukan Perjaka Tua
Bang Ayas menyodorkan ponselnya ke arahku yang menampilkan sebuah room chat dengan seseorang.
"Baca dari chat teratas," titahnya.
Meski ragu karena ini termasuk pelanggaran privasi, aku akhirnya menerima ponsel Bang Ayas dan menuruti perintahnya. Chat teratas diawali dengan kiriman sebuah tangkapan layar yang menunjukkan akun Clarisa di sebuah platform prostitusi online. Di bawahnya, menyusul screenshot percakapan dua arah dengan pemilik akun tersebut. Ada tawar menawar dengan istilah-istilah yang tidak kumengerti. Intinya, Clarisa pasang harga di angka tiga juta rupiah untuk satu malam dan satu juta untuk satu permainan singkat.