Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

"Ayah dan ibuku yang memintanya. Dan ini adalah amanat dari almarhum Kakek dan nenekku. Kalau kami tidak melakukannya, maka kami tidak akan bisa membahagiakan Kakek dan Nenek." "Mas Radit selalu bisa saja membuat saya tersudut." Jawaban yang membuat Radit tersenyum. "Nenek ingin itu diberikan untuk Bi Ningsih. Jadi tolong disimpan saja." "Saya yang berhutang budi pada Eyang Putri." "Hmm, makanya Bi Ningsih harus terima itu karena kalau tidak, hutang budi Bi Ningsih nggak akan terbayar. Itu hadiah dari nenek untuk Bi Ningsih."
966.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai hadiah untuk nenek
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Kick Out Bastard CEO

Kick Out Bastard CEO

"Nenek Yang, putraku tidak mungkin terjerumus dalam pergaulan seperti itu. Aku sebagai ibunya sangat mengetahui kehidupan sehari-hari putraku. Dia anak rumahan, jadi tidak mungkin berperilaku menyimpang. Terima kasih atas perhatian Nenek Yang kepada putraku." Untuk mengakhiri kecanggungan dia pun mendorong kotak hadiah untuk diberikan kepada Veronica Yang. "Nenek Yang, ini hadiah kecil dariku. Tolong diterima, ya. Maaf, tidak bisa memberi barang mewah untuk Nenek Yang. Keluarga kami tidak begitu kaya seperti Nenek Yang, yang memiliki berbagai macam bisnis. Yang terpenting aku menyiapkan hadiah ini sangat tulus untuk Nenek Yang."
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

“Nenek.. ini apa? Sepertinya ini sangat mahal? Aku nggak bisa menerimanya..” Nenek Nando tersenyum tipis lalu menahan tangan senia yang mencoba mengembalikan benda itu kepadanya. “Tidak mahal, itu hadiah pertemuan dari kami.” Ada jeda singkat sebelum wanita itu kembali melanjutkan. “Itu harta keluarga kami.” Gerakan jari Senia terhenti sejenak. Ia tidak mengangkat kepala, tetapi napasnya berubah, lebih pelan dan lebih tertahan.
10436 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

kata Diana. Adit mendekatkan dirinya ke istrinya. Diambilnya tangan istrinya dan digenggamnya erat, dielus-elusnya lembut. “Percayalah padaku, Diana. Besok aku akan menunjukkan kepada mereka bahwa penilaian mereka tentang kita benar-benar keliru. Aku sudah menyiapkan hadiah yang istimewa untuk Nenek,” kata Adit. Diana memicingkan mata. Suaminya ini telah menyiapkan hadiah ultah untuk Nenek Fiona? Apa dia tak salah dengar?
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Memilihmu di Kesempatan Kedua

Memilihmu di Kesempatan Kedua

“Hadiah.” “Untuk apa?” “Karena kau datang ke pesta nenekku.” “Aku sudah makan. Itu cukup. Lagipula nenekmu yang seharusnya menerima hadiah, bukan aku.” “Ini bonus.” “Aku tidak suka menerima barang mahal.” “Kau bahkan belum tahu isinya.” “Dari kotaknya saja sudah terlihat mahal.” “Kalau begitu jangan nilai dari penampilan. Itu kebiasaan buruk.”
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Hadiah Jenazah Untuk Perebut Posisiku

Hadiah Jenazah Untuk Perebut Posisiku

Meskipun dia juga merasa terdengar seperti dongeng belaka, selama masih ada satu dari miliaran kemungkinan, dia tidak ingin melewatkannya. Dengan mata memerah, dia bertanya, "Apa ... yang ditinggalkan istriku untukku?" Barulah staf menyerahkan sebuah amplop kepadanya dan berkata dengan nada datar, "Sesuai aturan, setiap pendonor akan meninggalkan sedikit barang peninggalan untuk keluarganya. Bu Qila hanya meninggalkan satu surat. Silakan diterima." Dzaki menerima surat itu dan tak sabar membukanya. Namun, ketika melihat kertas surat yang kosong, dia benar-benar tertegun.
25.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 748 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Istri 365 Hari sang Pewaris

Istri 365 Hari sang Pewaris

Jelas-jelas mereka tidak menyiapkan kado apapun, pertemuan ini terlalu mendadak, dan tak terduga. Raina tak terlihat terusik dengan delik Bayu yang penuh dengan pertanyaan, ia melangkah perlahan mendekati nenek dan cucu itu. Setelah benar-benar berada di hadapan nenek dan cucu itu, ia mengulurkan tangan kanannya, membuka genggamannya …. “Ini untuk nenek!” Bayu sontak menatapnya penuh arti menyaksikan hadiah yang dimaksud.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Adik Madu Pilihan Mertuaku

Adik Madu Pilihan Mertuaku

"Makanya kalo makan itu baca do'a dulu! Terus nggak usah buru-buru kaya lagi lomba makan aja." "Jadi ini masakan Nilam? Tau begitu nggak mau makan aku. Pasti cara masaknya nggak higenis." "Halah kamu ini sok-sokan. Lihat tuh piring kamu aja udah bersih kinclong, pake bilang nggak mau makan masakan Nilam segala. Bilang aja kamu udah kekenyangan saking menikmati masakan mantuku!" *** "Jadi sebenarnya maksud kedatanganku kemari selain ingin mempererat tali silaturahmi kepada saudara tapi juga ingin meminta tolong," ucap Tante Dewi kepada Bunda.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Dihargai

Istri yang Tak Dihargai

tanya Ziva. “Hadiah,” jawab Nathan. “Hadiah?” Dahi Ziva pun berkerut. “Buat siapa?” “Buat Nenek kamu.” “Dih!” Ziva mendengus kesal. “Kalau mau ngasih ke Nenek, datang aja ke makamnya. Nggak usah ke sini.” Nathan kembali tertawa. Kali ini tawanya lebih lepas dari sebelumnya. Ia tidak menyangka, Ziva akan menanggapi candaannya dengan serius.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
NIKMAT PENGANTIN PENGGANTI

NIKMAT PENGANTIN PENGGANTI

Entah mengapa, Fiona terlarut pada sandiwara yang tak mereka rencanakan saat bertemu orang tua Darren. “Kebetulan, mama hanya ingin mampir memberikan ini,” ujar Delia, memberikan sebuah box yang cukup besar seukuran kedua tangannya. “Ini apa, Ma?” Fiona merasa tak nyaman saat menyebutkan panggilan tersebut. Baru saja Fiona hendak membukanya, Delia segera memegangi kembali tangan Fiona, membuat hadiah di depannya tertutup kembali. Dengan saling memandangi, Delia memberikan jawaban yang sedikit mengusik pikiran Fiona sejenak.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai hadiah untuk nenek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status