Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

Tapi, dia tidak menganggapnya enteng, karena dia tahu bahwa mencapai tahap terakhir ini tidak berarti kesuksesan akhir. Di masih harus menghadapi ujian pamungkas berikutnya Serangan Halilintar! "Jgerrr!" "Jgerrrr!" Benar saja, di atas langit, awan gelap bergulung lagi, dan guntur berkelebat. Diringi dengan suara yang menggetarkan bumi. "Chessss... Bum! " petir menghantam dengan mengancam! Serangan Halilintar datang!
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dua Halilintar

Pembalasan Dua Halilintar

Halilintar di siang hari yang cerah. Halilintar Pertama JEGLAR! Halilintar menyambar dengan keras, tepat saat empat pembunuh melihat ke arah sebuah jurang. Baru saja, mereka mendorong sebuah mobil kecil dan mendorong dengan mobil hingga masuk ke dalam jurang. Saat mobil itu masuk ke jurang, suara ledakan halilintar keras di siang hari tanpa mendung. ”Dia pasti mati!” kata lelaki berjas biru tua.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

teriaknya lantang. Duar! Petir menggelegar seolah mengiyakan apa yang diucapkan aki tua tersebut. Bersambung…. @lovely_karra
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai halilintar petir merah
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
KarRa
Hay, author KarRa di sini ... Terima kasih yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca novel saya. Jangan lupa baca juga -Godaan Memikat Lelaki Penguasa -Love Sugar Daddy -Dendam Permaisuri yang Terbuang
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Baca Semua Ulasan
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

tanya Emmy. “Aku cuma taunya kawasan itu bersengketa, masalah di dalamnya aku ga tahu,” jawab Lili. “Eh, tapi tunggu! Bukannya waktu survey dulu katanya Ridwan sempat nyewa peralatan snorkeling di sana?” tanya Riris. “Iya, bener tuh,” ucap Rianty. “Tapi aku pernah lihat jadi di belakang tempat wisata privat itu, agak masuk ke hutannya gitu ada papan larangan. Kayak ada logo-logo instansi gitu dicoret-coret,” jelas Lili.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Bahkan sekadar merasakan bibir Weni saja tidak ada. “Percayalah dia akan begini sampai pagi. Kau jangan tidur, ya. Saat Demang akan bangun, kau tanggalkan semua bajunya juga bajumu. Berpura-pura saja seolah kalian tadi malam habis petualangan dahsyat. Jangan lupa taburkan ini.” Lintang memberikan satu cangkir kecil cairan berwarna merah darah. “Untuk?” tanya Weni.
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Mulutnya robek dan meneteskan cairan berbau busuk. Aku terbelalak ngeri. Inikah penampakan asli Kuntilanak Merah? Begitu menakutkan dan mengerikan. Gaun merah menyelimuti seluruh tubuhnya. Tangannya terangkat ke atas, menampakkan jari jemari berkuku panjang dan runcing. 'Tahan napas selama 10 hitungan.'
9.93.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Tidak pantas mendapat sorakan seperti ini. “Kalau dia buka maskernya, aku pikir dia pakai lipstik merah jambu, atau mungkin warna ungu.” Mereka tertawa. “Hahaha.” Holystan tidak sama seperti tempat lainnya. Setengah jam tadi saja ada orang yang berkelahi di parkiran. Perkelahian jalanan adalah hal biasa di sini. Bukan sekedar untuk adu kekuatan, tetapi ini tentang harga diri sebagai seorang pria sejati.
858 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
Mawar Merah Di Ujung Penyesalan

Mawar Merah Di Ujung Penyesalan

"Aku nggak kayak kamu yang ... kurang daya tarik, masa sudah tiga tahun baru bawa pulang satu aja." "Kalau aku ...." Dia memanjangkan nadanya bagaikan peri yang sedang mempermainkan dunia. "Barisan orang yang mengejarku itu panjangnya bisa dari Vila Keluarga Tamara sampai ke Pares. Benar-benar deh, nggak sanggup kalau harus dibawa ke rumah semua." "Tania!" Rendy membentak dengan wajah pucat pasi sambil menggebrak meja dengan keras.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
Kaisar Naga Kegelapan Asura

Kaisar Naga Kegelapan Asura

Zzzzzzrt! Blar..! Dari atas langit t yang bergemuruh, turun petir berwarna merah. Petir tersebut membawa serta daya hancur yang cukup mengerikan. Petir itu mulai menukik turun dan menyambar batu Takdir dengan ganas. Boom! Duar... Batu Takdir langsung meledak dan hancur karena terkena sambaran petir. Mata semua orang terbelalak lebar, semua orang terkejut.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
Perjalanan Pendekar Tangan Satu

Perjalanan Pendekar Tangan Satu

tanya Rawindra dengan santainya. Pedang Halilintar di tangan Rawindra tampak mengeluarkan kilatan petir yang siap membelah tubuh kawanan Bandit Iblis ini.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai halilintar petir merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status