Ahli Waris
Namun Cinta masih saja menarikku untuk duduk.
“Agus, pokoknya kita harus tahu bagaimana cara berhubungan jika istri hamil.” Cinta masih saja ngotot yang membuatku duduk kembali menurutinya dan menyembunyikan perasaan malu.
“Baiklah, kalau mau berhubungan boleh. Tapi, pelan-pelan dan jangan kencang-kencang. Yang lembut. Jangan terlalu sering. Seminggu dua kali saja. Lalu, makan yang banyak dan jangan terlalu lelah. Sudah cukup.” Penjelasan dokter yang aku dengarkan dengan seksama. Cinta sumringah kemudian mengedipkan salah satu mata kearahku. Biasanya, akan sangat normal, jika laki-laki yang meminta. Tapi, ini kok malah istriku yang ngebet. Mungkin karena aku sangat tampan dan gagah. Itu sang
Sikat na Kabanata