Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

"Gak bisa, Haneul! Dengerin aku, anjrit!" Vane mendadak membentak kencang, suaranya parau kehabisan napas sampai dadanya berbunyi ngorok kental. Kapten pemberontak itu merangkak kasar mendekat, merenggut dua bahu Haneul pakai tangan kirinya yang gemetaran penuh luka robek. "Baterai inti di dalam dadanya Hamin udah pecah retak seribu! Sirkuit jantung aslinya udah korslet total gara-gara menyedot seluruh mana kehidupannya sendiri waktu nyium kamu di altar! Dia udah gak punya sisa nyawa lagi buat memutar dinamo dadanya!"
619 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as hanged
Read
+Library
Dia

Dia

••• "Tadi padahal aku udah nelfon kamu, lho. Tapi kayaknya hape kamu mati," "Aku tidur. Kamu kesini naik apa?" Tanya Keanu atau yang biasa di sapa Ken itu sambil menggingit buah apel yang baru dia ambil dari dalam kulkas. Lea yang sedang memotong sayuran menoleh sebentar, "Taksi," bohong Lea.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as hanged
Read
+Library
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HP Dewo tidak aktif. “HP ayah mati,” ujar wanita itu kemudian pada dua anaknya yang duduk menunggu dengan gelisah di meja makan. Wajah dua gadis kecil itu pun ikut pucat. “Telepon polisi aja, Bu.” Aqilla mulai menyeletuk dengan gaya khasnya yang sok dewasa. Jantung Agnia tiba-tiba berdebar mendengar kata ‘polisi’ disebut oleh anak bungsunya. Mungkinkah memang telah terjadi sesuatu dengan suaminya itu?
1044.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as hanged
Read
+Library
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

“Sapa kang matèni, bakal dadi dalan kanggo nyawa. Nyawaku nyambung ing dolanan, Sapa nyekel, bakal nyambung janji. Dendamku ora mati. Dendamku dadi warisan.” Tangannya mencengkeram boneka itu erat, darah menetes ke pipi boneka. Matanya menutup. Dan di detik terakhir hidupnya, senyum kecil muncul di bibir boneka itu. Di malam yang sama, di sebuah rumah petak di pinggiran kota, Ratih menunggu dengan cemas. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh. Anak mereka tertidur di pangkuannya. Tak ada kabar dari Bayu.
915 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as hanged
Read
+Library
Exit

Exit

Aku tidak menginginkan itu, terlebih April yang mengetahui semua seluk beluknya. Detik selanjutnya baru berjarak empat langkah, satu anak yang berdiri di tralis pembatas menolehkan kepala cepat, menatap aku, April, dan Laura. Sepertinya ia menggunakan indra ke enam, bagaimana mungkin bisa sepeka itu. Diikuti beberapa kepala di sisinya yang ikut menoleh. Ayolah, aku benar-benar tegang. Ini sudah seperti adegan cerita zombie saja, ibaratkan aku, April, dan Laura adalah manusia normal yang datang mendekati kawanan zombie. Mencium aura kami, mereka langsung saja memutar kepala, menatap seakan kami santapan paling sedap, siap menerkam. “Woi itu April.” Satu anak pertama yang melihat kami tadi sek
102.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as hanged
Read
+Library
Undefined Hurt

Undefined Hurt

“Iya, Sus. Saya baru dapat kabar, kalau teman saya mengalami kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit ini.” “Maaf, kalau boleh tahu, nama temannya siapa ya? Biar saya bisa mengeceknya.” “Nama teman saya Karenina, Sus. Lengkapnya Karenina Agastya.” “Baik, tunggu sebentar ya, Dek. Saya cek dulu namanya.” Suster dengan name tag bertuliskan Linda itu segera mengetikkan nama yang disebutkan Kia di kolom pencarian pasien. “Mohon maaf, Dek. Tidak ada pasien bernama Karenina Agastya di sini.”
2.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as hanged
Read
+Library
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Ia mengambil ranting tajam yang patah… dan menusukkannya ke leher sendiri. Pergerakannya cepat. Darah muncrat. Dikta jatuh tersungkur tak bergerak. Hansen membanting gelasnya ke lantai. “Sialan! Kenapa dia mati sekarang?!” Hansen teriak lagi. “Dia belum bayar semua dosanya! Belum!” Ia menekan tombol komando di meja kontrol. “Ambil tubuhnya! Cari Maudy!”
1.6K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as hanged
Read
+Library
Shadow

Shadow

Lagu BTS - Butter berbunyi dari ponsel Kendra. Lelaki yang sibuk melihat anak buahnya memukuli seseorang yang sudah hampir sekarat itu mengangkat tangan isyarat untuk berhenti. "Ya?" "Saya sudah menemukan orangnya, Tuan." "Bawa dia ketempat biasa." Kendra memutuskan sambungan telponnya. Ia membenarkan letak kacamatanya dan menatap tajam orang yang sudah hampir sekarat itu dari balik kacamatanya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as hanged
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status