IPRIT
Sapto menelan ludah, tiba-tiba celananya terasa sesak melihat tubuh mulus di depannya.
"Tapi ... tapi, Tuan, dia ... dia hantu," jawab Sapto.
Bagaimana mungkin dia bercinta dengan hantu. Meski hantu itu sangat cantik. Begitu melihat Sapto masuk, hantu Rima menghambur ke arah Sapto. dia bermaksud memeluknya.
"Kemarilah ... kemarilah," pinta gadis itu. Hantu wanita itu sudah benar-benar minta untuk diperkosa. "Ooh!" pekiknya.
Hot Chapters