Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka Yang Dirindukan

Luka Yang Dirindukan

Wanita itu sungguh bersyukur jika Rangga tak mengingkari janjinya. Ara gegas menuruni anak tangga. Tergesa. Ia menuju ke ruang dapur. Dan benar saja laki-laki itu kini berada di sana. Matanya membulat besar melihat betapa hancur dapurnya kini. “Ya, ampun, Mas. Ini?” Telunjuknya menunjuk pada lantai yang penuh dengan tepung. Bertebaran di mana-mana. Rangga nyengir kuda, menggaruk tengkuk yang tak gatal.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Sampai akhirnya, kakinya pun berhasil ia tapakkan di lantai bawah. Meski dalam keadaan gelap tetapi Hanna masih bisa menelusuri poslen granit mewah itu hingga tiba di areal dapur. Cacing di perutnya semakin berkoar minta diisi secepatnya, dan Hanna mulai mencari makanan yang bisa ia dapatkan. Paling tidak, Hanna menemukan sepiring nasi dan lauk pauknya untuk menjejali perut keroncongannya. Tapi, kalau pun tidak ada ya minimal Hanna bisa menemukan camilan di dalam lemari es. Lemari es?
1030.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 956 kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Luka dan Rahasia

Luka dan Rahasia

Lelaki itu memilih untuk mengalah. Namun beberapa detik setelah itu, perut Lizzi tiba-tiba bersuara. Lizzi memejamkan matanya kesal. Kenapa juga perutnya harus bunyi di saat yang tidak tepat. Gadis itu mengutuk perutnya, ingin rasanya ia meninjunya sekarang juga. Latihan dance menguras energinya. Jelas ia berbohong soal dirinya yang tidak lapar. Sementara itu, Han yang juga mendengar suara perut Lizzi hanya bisa terkikik. “Jadi, kita mau makan dulu, kan?” Tanya Han.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

Tanya mamak. "Mamak bukalah tudung saji itu" "Tumis kul?" Mamak menautkan kedua alisnya. "Iya mak, tahu goreng juga" "Ish jijik betul aku makan tumis kul ini, tak masuk ke dalam perutku Laila" Nada mamak meninggi.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Ia memuntahkan belatung campur darah dan nanah tepat di depan Nuning. Nuning meliriknya, belatung itu mengeliat-ngeliat. Kemudian si hantu sungsang itu kembali memakan muntahanya tadi. Perut Nuning semakin terasa bagai diaduk-aduk. Hantu sungsang itu berhenti memakan belatung ketika mendengar sedikit suara dari mulut Nuning. Beberapa saat kemudian mereka bersitatap. Hantu itu mengunyah belatung sambil terus menatap wajah Nuning. Sampai akhirnya hantu itu kembali meneruskan memakan muntahannya . Jantungnya bedetak dan organ perutnya bergerak.
1076.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan CEO

Istri Kesayangan CEO

“Aku nggak gila! D-d-di rumah kamu ada hantu!” Brando sontak melirik ke arah jari Calvin menunjuk, dan di pintu dapur dia melihat seseorang yang tubuhnya kotor berlumuran lumpur. Dengan rambut panjang yang basah menutupi wajah, penampilan orang itu benar-benar terlihat seperti hantu wanita.
9.12.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82.8K kali sebagai hantu lapar
Tampilkan Ulasan (465)
Baca
+Pustaka
Momma
seru lagi nich bab 2174 Yuna lagi nego dgn Fred... 1 anak lagi Nathan ya... Shane pasti seneng... Yuna km hebat dech... Ratu aja bs km kendalikan... mulai aemakin terkuak... yg kasian dokter ya... semoga dokter n kel selamat...
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

Sementara itu Lala mulai membuka mata perlahan, pemandangan seram di depannya membuatnya bergidik ngeri tentu saja itu tidak berlaku untuk Merre sendiri. Gui Yin menarik Grabielle dari udara kosong itu dan melahapnya secara perlahan, mulai dari kedua matanya, menarik lidahnya keluar, usus yang dikeluarkan dengan nikmat, menikmati seluruh isi perutnya. Gui Yin tertawa cekikikan melihat expresi Grabielle yang menderita. "Hahh, energi dari hantu level rendah memang sampah!" Gui Yin melahap kepala Grabielle sebagai penutup makanannya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Wanita Untuk Sang CEO

Wanita Untuk Sang CEO

Dia bergegas menuju ke kamar kecil yang ada di sudut ruangan, dan segera memuntahkan isi perutnya di sana. Mutia yang khawatir dengan kondisi Hana, lantas mengikutinya ke kamar kecil. “Han, kamu sakit?” tanya Mutia dengan nada cemas. “Kayaknya aku masuk angin deh, Mbak. Atau mungkin asam lambungku bermasalah karena makanku belakangan ini nggak teratur. Akibat masalahku dengan Mas Dhika, aku jadi nggak selera makan,” sahut Hana masih dengan posisi membungkuk. Dia terus berusaha mengeluarkan isi perutnya agar rasa mualnya hilang. Namun, sekeras usaha Hana untuk mengeluarkan isi perutnya, tetap saja tak ada sisa makanan yang keluar. Sama seperti sebelumnya, kalau yang keluar hanya cairan kental
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Luka cakar di betisnya menimbulkan keanehan bagi Dewa Racun dan Pendekar Kera Sakti. Luka itu terdiri dari empat goresan yang saling berdekatan. Karena memang cuma empat kuku orang bermata putih yang sempat mencakar betis besar Hantu Laut. Luka itu kini membusuk hitam dan keluarkan belatung berjumlah banyak. Bahkan ada yang berjatuhan di tanah, di bawah kaki berbetis besar itu. Baunya amis darah, tapi wujudnya menjijikkan sekali.
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 745 kali sebagai hantu lapar
Baca
+Pustaka
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

Jangan tanya bagaimana jantung Lala berdegup seumur hidupnya baru saat itu di sentuh hantu. “SSST jangan berisik, aku lapar. Buatkan makanan,” suara itu berbisik tepat ditelinganya. Lala semakin merinding, dan tak begitu yakin ada hantu kelaparan. Akhirnya Lala memberanikan diri untuk melihat siapa dia sebenarnya. “Astaga!! Glenn, ngagetin aja,” seru Lala. “Jangan keras-keras nanti Sabila bangun, cepet buatin sarapan. Aku lapar,” bisik Glenn dengan tetap membungkam mulut Lala.
1038.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 777 kali sebagai hantu lapar
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
ANATA MEGA
Terimakasih buat teman-teman yang sudah mendukung karya ini hingga tamat. Jujur saja aku terharu atas apresiasinya dikarya AZRA yang pertama ini. Jangan lupa baca juga karya AZRA yang berjudul Dewi Ambigu. Terimakasih. Salam sayang...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status