Awas! Jangan Diganggu! Master Supranatural Membongkar Aibmu
Tiba-tiba, mata Sisil yang melotot ngeri menangkap sebuah pergerakan di sudut cermin.
Di pantulan cermin itu, dari arah sudut kamarnya yang gelap, muncul sesosok bayangan membusuk. Hantu wanita dengan rambut botak pitak acak-acakan berlumuran darah merangkak naik ke punggung kursi Sisil. Hantu itu mengulurkan jari-jarinya yang pucat, kotor, dengan kuku hitam yang panjang, lalu perlahan mencekik leher Sisil dari belakang.
Wajah hancur hantu itu mendekat ke telinga Sisil, membisikkan suara yang dipenuhi dendam kesumat, "Kembalikan rambutku... Kembalikan rambutku—"