ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI
" perintahku.
"Aku juga capek, Mas! Layani banyak pembeli," jawabnya tak mau kalah.
"Oh, ya, Dek, yang beli dispenser kamu?"
Dia hanya mengangguk.
"Uang darimana, Dek?"
"Untung jualan," jawabnya tanpa beralih dari layar ponsel.
"Terus … yang beli keperluan dapur, kamu juga?" Aku bertanya pelan.
"Kalau bukan aku, siapa yang beli?"