Pesan Kotor Di Laptop Anakku
kata Jo sambil menjawil tali lingerie berbahan satin yang berada di pundakku.
“Ye, kok, ngamok? Suka-suka, dong! Aku pengen kelihatan cantik dan seksi, kok, kamu sewot?” kataku nyolot. Kucubit pipi si Jo dengan agak keras sampai pria berkulit tan itu meringis sendiri. Asli, deh. Jo sekarang tinggal sipitnya aja yang nunjukin kalau dia itu dari etnis Tionghoa. Kulitnya udah nggak ada putih-putihnya lagi kaya zaman dulu. Cowok ini makin cokelat gara-gara sering banget sunbathing di pantai. Aku udah larang, tapi katanya lebih macho kalau kulit cokelat. Hmm, maklumin aja, pengaruh NYC.
“Ayo, copot, Bee. Buruan, aku udah nggak sabar,” kata Jo lagi sambil mencium pipiku manja.