I Hate My CEO
Ia meludahkan darah tipis dari bibirnya lalu menunjuk Fajar sambil berteriak, “Siapa lu? Jangan sok jadi pahlawan lu!”
Fajar menatap dingin, suaranya rendah tapi tajam menusuk, “Laki-laki sejati itu melindungi, bukan beraninya sama perempuan. Kalau nyali kalian cuma sebatas ini, kalian bukan manusia, cuma sampah.”
Ucapan itu membuat kedua pria asing itu semakin terbakar emosi. Tanpa berpikir panjang, mereka berdua menyerang Fajar sekaligus.
Bab Populer