Suruh Siapa Kawin Lagi
*
Hari dan bulan telah berganti, ketiga anak kami sudah beranjak besar, mereka memanggilku Bunda, begitu pula dengan Haura, ia menganggapku seolah ibu kandungnya, karena kami belum memberitahu perihal Neneng karena usianya belum tepat.
"Bunda, kenapa sih kita suka ke kuburan kalau ke kampung Nenek?" tanya Haura yang kini sudah berusia enam tahun
"Kita akan ziarah kubur ke makam seseorang yang sangat berjasa dalam hidup kamu, Sayang," jawabku.
Setiap ke kampung Bu Minah kami memang rutin nyekar ke makam Neneng dan mengajak Haura, anak itu tumbuh seperti ibunya.
Hot Chapters