Hug me, My Sweetie
“Maaf, Mbak Rayna. Tidak ada bangku kosong, jadi saya terpaksa duduk di sini.”
Rayna mengangguk kecil, mengizinkan orang itu berada semeja dengannya. “Tidak apa-apa, Pak. Silahkan.”
“Terimakasih,” ucap laki-laki itu.
“Bapak tahu nama saya?” tanya Rayna setelah mendengar laki-laki berperawakan agak gemuk itu menyebut namanya di awal tadi.
“Mbak Rayna dari perusahaan Reygold Corp, kan?” tanya orang itu balik. “Perkenalkan, saya Haris Sutarto. Pesdir perusahaan Anant Jewel yang ikut rapat tender dengan anda dan Pak Reno beberapa hari yang lalu.”
Bab Populer