Series Hutan Larangan
Ia tetap menjelaskan setiap pertanyaan yang diberikan pria asing yang mengaku pernah tinggal di Indonesia, dulu beberapa tahun yang lalu, hingga sangat fasih dengan bahasa yang Mita gunakan sehari-hari.
“Lukisan ini? Apa tidak ada duplikatnya, Nona?” Erick memandang lukisan yang menempel langsung di dinding.
Gambar seorang lelaki yang sangat ia kenali, dengan rambut sebahu dan mata berwarna kuning terang, berdiri di hutan yang menorehkan luka yang sangat dalam buat Erick.
“Nggak, Sir. Ini koleksi pribadi kami.”
‘Itu artinya kau mengenal mereka dengan baik, bukan?’ tanya Erick dalam hati.
Bab Populer