KEMBALINYA SANG RATU
Tangannya menunjuk ke langit-langit tempat awan data Kalula mengkristal jadi hujan asam.
Tiba-tiba, proyeksi Datuk Imam Wa Ode Koodo muncul—wajahnya campuran piksel dan bayangan wayang. Suaranya bergema dalam bahasa Wolio kuno: "Bokeo saramana, saramana makello... Jangan terpesona alat, alat bisa menipu." Layar hologram Nebula mendadak gelap, digantikan gemuruh akar ulin dari bawah tanah yang meledakkan lantai marmer. Dari celah retakan, cahaya hijau menyembur—seperti napas bumi yang marah.