Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

Hari ini kelas malam selesai pukul delapan malam. "Masih ada waktu ke toko buku." gumam Liora. Buku yang Liora tunggu-tunggu sudah terbit. Seri kedua dari novel fantasy dengan tokoh utama pria seorang vampir dan tokoh utama wanita seorang putri duyung. Dua makhluk yang sangat berbeda itu melewtai jalan dan cobaan yang berliku sebelum akhirnya bersatu. Dan seri kedua ini menceritakan tentang anak mereka, seorang pangeran duyung berdarah vampir. Liora sudah tidak sabar untuk membaca buku itu, membayangkannya saja dia sudah bisa menebak jika buku kedua ini akan lebih kejam, lebih kelam, lebih menegangkan dari seri sebelumnya.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku

Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku

Namun tetap saja, kelopak mata ini enggan sekali untuk terpejam. Saat sedang melamun menatap langit-langit kamar, aku mendadak teringat dengan koleksi buku horor milik Javier. Benar. Dulu aku sempat iseng membaca salah satu buku cerita seram miliknya. Karena aslinya aku adalah seorang penakut, setiap kali membaca kisah horor itu, aku akan langsung ketakutan setengah mati dan berakhir mengantuk karena kelelahan emosional.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Teror Ghaib

Teror Ghaib

Dia kemudian meletakkan cermin di sampingnya. "Apa yang terjadi, Nak?" tanya Lily, "kenapa kamu malah minta cermin?" “Aku… aku ngeliat pantulan bayangan yang serem banget di cermin?” kata Emma. Lily memandang Robin. Seingatnya, selama hampir dua puluh tahun dia tinggal di rumah ini, tidak pernah ada hantu atau semacamnya. Maksudmu ada sosok menakutkan yang berdiri di belakangmu atau semacamnya? Robin menebak. Dia mengacu pada film horor yang biasa dia tonton.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Aku Suka Kamu, Tapi ....

Aku Suka Kamu, Tapi ....

Baru memikirkannya saja tubuhnya sudah merinding hebat, apalagi dilakukan. Selanjutnya ia mulai mengingat-ingat apa-apa saja kegiatan yang membuat tubuh menjadi rileks. Diraihnya sebuah buku di atas nakas samping tempat tidur. Penanda buku berada di tengah. Entah milik siapa novel bergenre horor tersebut. Baru membaca tiga paragraph, buku kembali ditutup. Membaca buku seperti ini bukannya membuat Sena tidur, malah matanya semakin nyalang. Membuka ponsel bukan pilihan yang tepat menurutnya kini. Ponsel akan berefek sama seperti membaca buku tadi.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Perpustakaan Tengah Malam

Perpustakaan Tengah Malam

Salah satu buku yang menarik perhatiannya adalah sebuah buku tebal berwarna hitam dengan judul "Rahasia Tengah Malam." Dengan hati-hati, Lila mengambil buku tersebut dan membawanya ke meja baca. Saat ia membuka halaman pertama, ia merasa seakan-akan ditarik masuk ke dalam dunia lain. Buku itu menceritakan tentang petualangan di dunia magis yang penuh dengan makhluk aneh dan misteri yang menunggu untuk dipecahkan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

Sampul buku tersebut bertulisakan Anak Perempuan. “Itu buku yang sangat berharga dan nggak diperkenankan untuk dipinjam,” tegur Opung ketika mengamati Dego yang mematung memandangai buku tersebut. “Romansa bukan, Opung?” tanya Dego penasaran. “Bukan. Itu horor,” kilah Opung. “Aku suka loh sama buku horor.” Dego menyeringai menggoda. “Horor kisah nyata tentang perpustakaan ini. Bisa kena sial kamu kalau sampai baca.” Lagi-lagi Opung berdalih, agar buku itu tak menarik perhatian.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Nestapa Menikah Dengan Mafia

Nestapa Menikah Dengan Mafia

Aku bergidik ngeri membayangkannya. "Kalau begitu aku pergi dulu." "Baik Tuan." Tuan Elard telah pergi menyisakan diriku dan Tuan David yang tengah sibuk membaca buku diatas ranjangnya. Kulihat lelaki itu sangat fokus dengan apa yang ia lakukan. Jika kubaca dari judul buku itu, sepertinya bergenre horor. Lihat saja judulnya 'Kutukan Villain'. Ah, buku itu membuat bulu kudukku berdiri. Kenapa Tuan David menyukai bacaan mengerikan seperti itu? Apa dia bisa tidur setelah membacanya? Aku saja pasti akan terbayang-bayang terus oleh setiap adegan menakutkan didalamnya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Pengantin Lelaki Pengganti

Pengantin Lelaki Pengganti

Aku juga akan beli sebagian buat Intan juga. Hemmm bagus. Wah Novel 'kumerindumu. Lucu nih! Apah? genrenya ternyata horor dilihat dari covernya sepertinya memang horor. Aduh atut. Pilih lain ah! Ini. Ini. Bukan ....
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Ciara: "Boleh nggak minta novel lagi? Hihihi." Haidar: "Masyaallah, yang kemarin udah selesai bacanya?" Ciara: "Sampun, gemes bacanya haha. Om kok bisa dapet novel yang mirip Mbum, kembar tiga laki-laki. Request, beliin novel yang horor." Haidar: "Gak boleh, kamu gak bisa baca yang horor." Ciara: "Loh, kenapa? Isbay kan nggak penakut, cuma takut gelap aja."
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai horror books
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Petualangan Tujuh Hari

Petualangan Tujuh Hari

Padahal, tanpa ia sadari, ada tulisan bertinta merah di ujung kanan atas buku yang menyatakan bahwa kisah itu adalah kisah nyata yang dialami seseorang di masa silam. Setelah mendapatkan buku yang akan ia baca, ia memilih duduk di samping jendela sambil menatap lurus kepada Via yang membaca buku di ujung ruangan dengan penerangan yang sedikit remang-remang. Gadis itu hanya duduk sendirian dengan tatapan fokus pada buku yang ia baca. Sepertinya, kalaupun ada gempa ia tidak akan menyadarinya karena kefokusannya. “Sejak kapan Via suka baca buku horor?” batinnya.
22.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai horror books
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status