Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Undesirable Wedding

Undesirable Wedding

Mengetik beberapa kata tentang takut hujan. Ombrophobia merupakan karakter phobia hujan yang berupa rasa takut akan hujan, meliputi gangguan kecemasan umum dan biasa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Orang yang mengalami Ombrophobia akan merasakan tanda-tanda seperti detak jantung yang cepat, berusaha santai padahal dari mimik wajah tergambar kecemasan yang tidak biasa, gemetar, atau bahkan sampai melarikan diri untuk bersembunyi dari hujan. Ombrophobia ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya seperti ketakutan karena seringnya konsumsi berita benca
1017.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
Kamu yang Kucintai

Kamu yang Kucintai

🖤LS🖤 Udara Pujon di bulan Desember bukan sekadar dingin di permukaan kulit. Tapi bisa merembes hingga ke sumsum tulang. Di luar sana hujan turun dengan derasnya. Kimmy dan Mbak Asih duduk di sofa ruang tamu sambil memperhatikan hujan dari balik kaca jendela. Dia tidak kedinginan seperti pertama kali menginjakkan kaki di Pujon. Sekarang sudah terbiasa.
10241.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai hujan
Tampilkan Ulasan (63)
Baca
+Pustaka
namanya
Dari cerita ini, temen² bisa belajar memperjuangkan cinta yang tampaknya tidak mungkin. selama tidak menabrak syariat agama. dan dari cerita ini pula kita juga bisa belajar untuk tidak buru² menjustifikasi hanya karena tampak luarnya saja. Terima kasih mba lis, sudah berbagi cerita yang menarik
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Gerilya Di Balik Seragam

Gerilya Di Balik Seragam

Hujan membuatnya tak bisa menikmati rokok kesukaannya. “Selamat datang di Yogyakarta, kawan!” sahut seorang prajurit bernama Leman. “Ini musim hujan di sini. Kurasa hujan deras ini akan berlangsung beberapa hari ke depan!” “Sialan!” gerutu Si Okta. “Kau seharusnya bersyukur, Okta!” kata Surya. “Bersyukur? Apa untungnya cuaca begini?” tanya Si Okta.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
Sentuhan Berbahaya Kakak Tiriku

Sentuhan Berbahaya Kakak Tiriku

Suara petir menggulung, diikuti hujan deras yang tiba-tiba turun dengan sangat deras tanpa peringatan, seolah langit runtuh menimpa bumi. Cassandra terlonjak, matanya terbuka lebar karena kaget. Momen itu pecah seketika. "Xa! Hujan!" "Sial," umpat Rexandra pelan. Dengan sigap dia melepas jasnya, menyampirkannya di atas kepala Cassandra sebagai pelindung. "Ke mobil,”
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

"Gemuruh--" Guntur kembali bergemuruh dan hujan turun, berubah menjadi hujan lebat dalam sekejap. Jessie pergi untuk menutup jendela dan merasa sedikit linglung melihat hujan menerpa kaca jendela. Sepertinya Ethan bau memang tidak membawa payung kan? Dan...sepedanya bannya bocor karena ulahku, bagaimana dia bisa pulang?
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

"Di luar hujan deras. Mungkin Luna sedang menunggumu." Jacob menoleh ke jendela. Hujan turun dengan lebat, menutupi kota dengan tirai air. Tanpa menjawab, Jacob berdiri dan meraih jasnya, melangkah melewati Hazel tanpa satu kata pun. "Hei, aku belum selesai bicara padamu!" seru Hazel, tapi Jacob bahkan tak menoleh.
9.9115.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

“Mau kodok, Yu?” “Apa sudah dikuliti?” “Kang Jito Akik ‘kan bisa nyopoti jaket-jaket kodok ini!” Toh Yu Munah Soblem tertawa gembira dapat bonus kodok sawah. “Dapat kodok berapa kok ngajak pesta cwe-ke? Lumayan buat lauk nanti malem, sudah bosen tempe bacem.” Kamto Oncek pun pamitan. Tapi ia pesan wanti-wanti perihal tegalan dan pohon rambutan. Tampaknya ia sudah ngebet betul akan buah rambutan. Suara kletek-kletek jeruji sepeda menandakan suami Yu Munah Soblem pulang. Buruh asah batu akik itu sudah tersenyum-senyum penuh kerinduan akan istrinya. Jakunnya sudah turun naik seperti tarian cleret gombel. Apalagi ketika didapati si istri lagi ngore rambut. Tarian jakunnya makin menjadi-jadi m
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

“Yah sudah, tunggu apalagi? Ayo kita … mandi hujaaan ….” Saat itu, pertama kalinya aku keluar dari rumah dan merasakan, bagaimana rasanya, ditimpa air yang jatuh dari langit dengan jumlah yang sangat banyak. Begitulah yang tergambar di benakku, ketika pertama kalinya melihat hujan. Pikirku, rasanya akan terasa sakit. Tapi? Hmm … dingin? Basah? Ya, rasanya aneh, tapi seru, hahaha. ***
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
ANNORA

ANNORA

******** Jakarta, 20 - Mei - 2019 Siang itu, langit mendung menghalangi cahaya matahari untuk menyinari dan menghangatkan bumi. Gadis itu menengadahkan tangannya keatas, bulir-bulir air hujan perlahan menetes membasahi bumi. Senyumnya mengembang. Senyum yang jarang ia tunjukan kepada orang-orang disekitarnya. Makhluk Tuhan mana yang tidak menyukai hujan? Dari mulai hewan, tumbuhan, dan manusia. Hampir seluruh kegiatan mereka bergantung pada air.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Kemudian, disesapnya minuman itu perlahan, menikmati sensasi manis dan sedikit pahit yang menyentuh permukaan lidahnya. Cokelat panas, minuman favoritnya ini memang selalu menjadi senjata paling ampuh untuk mengusir lelah dan penatnya. “Ponselmu.” Mi Kyung meletakkan ponsel berwarna biru metalik ke atas meja dan mendorongnya ke arah Joon. “Kau harus segera mengaktifkannya. Siapa tahu ada orang penting yang hendak menghubungimu. Sudah dua hari kau menonaktifkannya, bukan?”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status